
Komando Pusat AS Hancurkan Markas Garda Revolusi Iran
Senin, 2 Maret 2026 | 05:47 WIB
Washington, Beritasatu.com – Komando Pusat Amerika Serikat (AS) mengumumkan penghancuran markas Garda Revolusi Iran melalui sebuah pernyataan resmi melalui akun X. Pengumuman tersebut disertai video yang memperlihatkan rudal ditembakkan dari kapal Angkatan Laut AS dan menghancurkan sebuah kompleks perkotaan.
“Amerika memiliki militer terkuat di dunia, dan Garda Revolusi Iran tidak lagi memiliki markas,” kata Komando Pusat AS, dikutip dari France24, Senin (2/3/2026).
Serangan berlangsung di tengah eskalasi konflik yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah. Saat rudal terus menghujani Teheran, dalam wawancara dengan Daily Mail, Presiden AS Donald Trump mengatakan perang berpotensi berlangsung hingga satu bulan.
Serangan militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran dimulai pada Sabtu (28/2/2026) dengan pengeboman besar yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran. Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke sejumlah negara di Timur Tengah.
Ledakan dilaporkan terjadi di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Oman, serta Israel, menandai meluasnya dampak konflik di kawasan tersebut. Meski secara terbuka menantang bombardemen AS dan Israel, Trump mengeklaim para pemimpin Iran yang masih bertahan menunjukkan keinginan untuk bernegosiasi.
Ia mengatakan kepada majalah The Atlantic para pemimpin Iran yang selamat ingin berbicara, meskipun tidak memberikan perincian lebih lanjut seperti apa bentuk negosiasi yang dimaksud.
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Drone Iran Serang Fasilitas Energi Qatar
Inggris Buka Pangkalan Udara untuk AS, Ada Apa?
1
Inggris Buka Pangkalan Udara untuk AS, Ada Apa?
2
Israel Klaim Tewaskan 2 Bos Intelijen Iran di Teheran
4
5
B-FILES
Serangan AS-Israel ke Iran dan Solidaritas Kita
Mengarusutamakan Ekosistem Halal Indonesia
Algoritma Islam Tradisional
