Posted in

Polisi Selidiki Dugaan ART Dianiaya Majikan hingga Disuruh Makan Kotoran Kucing

jatimnow.com – Polisi menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh EAS (45), asisten rumah tangga (ART) yang mengaku dianiaya majikannya saat bekerja di sebuah rumah di kawasan Manyar, Kota Surabaya.

“Akan segera kami dalami dan tindaklanjuti,” tegas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian saat dikonfirmasi jatimnow.com, Sabtu (8/5/2021).

Ia menjelaskan, meski belum ada laporan namun polisi akan melakukan jemput bola untuk menyelidiki dugaan kasus penganiayaan tersebut.

“Apabila benar, akan kami lakukan tindakan,” ujar dia.

Sebelumnya, EAS asal Desa Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya mengaku menjadi korban penganiayaan yang dilakukan majikannya sendiri.

Ia mengatakan, majikannya memasukkannya ke Lingkungan Panti Sosial (Liponsos) dengan laporan gangguan jiwa.

Menurutnya, dirinya kerap kali mendapat siksaan saat bekerja, mulai disetrika, hingga disuguhi makanan yang dicampur kotoran kucing oleh sang majikan.

Lalu dia bilang lagi, nanti nggak usah dimakan. Tadinya saya kira bercanda, tapi ternyata benar, saya dikasih kotoran kucing untuk dimakan,” kata EAS, Jumat (7/5/2021) malam.

Selain itu, punggung EAS juga nampak dipenuhi luka lebam yang mirip pukulan benda tumpul. Ia menyebut jika dirinya kerap kali mendapat pukulan dibagian punggung saat bekerja mulai 3 bulan terakhir sebelum dimasukkan majikannya ke Liponsos.

“Ini punggung saya juga sudah diobati, katanya tulang yang sebelah kanan masih bisa diperbaiki. Ini bekas dipukul tiga atau empat bulan yang lalu,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *