:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/images/2026/02/28/fdcfb1bf75cbf4708e334c54867409c6-000_999N6DU.jpg)
Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas ketika sebuah pesawat kargo yang membawa uang kertas jatuh di sekitar La Paz, Bolivia.
AFP
Sebuah pesawat kargo yang membawa uang jatuh di dekat La Paz, ibu kota Bolivia, Jumat (27/2/2026) malam waktu setempat. Pesawat tersebut menimpa dan merusak selusinan kendaraan di jalan raya. Setidaknya 15 orang dilaporkan tewas. Uang kertas yang dibawa pesawat tersebut tersebar berserakan.
Menteri Pertahanan Bolivia Marcelo Salinas mengatakan, pesawat Hercules C-130 tersebut mengangkut mata uang Bolivia yang baru dicetak. Pesawat tersebut mendarat dan keluar dari landasan pacu hingga ke ladang di luar bandara di El Alto, sebuah kota yang berdekatan dengan ibu kota La Paz. Petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan berhasil memadamkan api beberapa waktu setelah insiden tersebut.
Kepala pemadam kebakaran Pavel Tovar mengatakan sedikitnya 15 orang tewas, namun dia tidak menjelaskan apakah korban tewas berada di dalam pesawat atau di dalam mobil di jalan raya terdekat.
Salinas tidak menyebutkan berapa banyak orang yang tewas dalam kecelakaan itu dan mengatakan penyebabnya sedang diselidiki.
Jenderal Angkatan Udara Bolivia Sergio Lora menambahkan, dua dari enam awak pesawat belum ditemukan hingga Jumat malam. Pesawat ini terbang dari kota Santa Cruz.
Gambar di media sosial menunjukkan puing-puing pesawat, mobil-mobil yang hancur, dan jenazah berserakan di jalan. Gambar di media sosial juga menunjukkan orang-orang bergegas mengumpulkan uang kertas yang berserakan di lokasi kecelakaan. Sementara polisi dengan perlengkapan antihuru-hara berusaha membubarkan mereka.
Menurut Tovar, keberadaan ratusan orang yang mencoba mengumpulkan uang kertas yang berserakan menghambat upaya penyelamatan.
Lebih dari 500 tentara dan 100 polisi menguasai kawasan itu untuk membubarkan massa. Personil polisi dan militer membakar kotak-kotak uang tunai di hadapan Presiden Bank Sentral David Espinoza. Espinoza mengatakan, uang kertas tersebut tidak mempunyai nilai hukum karena tidak pernah diedarkan.
Espinoza tidak menyebutkan jumlah uang yang diangkut, tetapi ia mengatakan, uang kertas tersebut tiba di Santa Cruz dari luar negeri.
Pihak berwenang untuk sementara menangguhkan semua penerbangan ke dan dari terminal tersebut.
(AP)
Penulis:
Heru Sri Kumoro
Editor:
Demitrius Wisnu Widiantoro
Koordinator Bahasa:
Nanik Dwiastuti
