Posted in

Kejar Arus Mudik, Perbaikan Jalan Semarang-Godong Ditargetkan Rampung H-7 Lebaran

PanturaNews (Grobogan) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tengah memacu perbaikan akses vital Semarang-Godong di Desa Tinanding, Kabupaten Grobogan, yang sempat terputus total akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.

Targetnya, jalur utama ini sudah dapat dilalui kendaraan paling lambat tujuh hari sebelum (H-7) Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan percepatan ini krusial untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan arus mudik di wilayah timur Jateng.

“Ini harus selesai H-7 Lebaran. Yang penting sudah keras dan bisa dilewati kendaraan,” ujar Luthfi saat meninjau langsung lokasi proyek di KM 35.

Meski awalnya direncanakan menggunakan jembatan darurat (armco), otoritas terkait akhirnya memutuskan untuk melakukan perbaikan permanen dengan pengecoran beton bertulang sepanjang 60 meter. Keputusan ini diambil setelah evaluasi teknis menunjukkan adanya pergeseran konstruksi di sekitar titik jebol.

Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyatakan progres pengerjaan saat ini telah menyentuh angka 75 persen.

“Kami optimistis dalam dua minggu akan selesai. Akan dilakukan perawatan permanen agar konstruksinya lebih kuat dan tahan lama dibandingkan jembatan darurat,” jelas Henggar.

Meski pengerjaan dilakukan siang dan malam, petugas di lapangan masih menghadapi tantangan teknis berupa rembesan air dari Sungai Tuntang yang memperlambat proses pengerasan beton. Saat ini, fokus utama adalah pengeringan lahan dan penguatan struktur dasar jalan.

Sebagai informasi, putusnya jalur Semarang-Godong pada 16 Februari lalu sempat melumpuhkan mobilitas warga. Selain perbaikan jalan, Pemprov Jateng juga telah berkoordinasi dengan BBWS Pemali-Juana untuk mempercepat normalisasi Sungai Tuntang guna mengantisipasi cuaca ekstrem selama masa mudik mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *