Posted in

KM Al Mujib Tenggelam Ditabrak Tongkang, Polairud Cari 4 Nelayan – RRI.co.id

KM Al Mujib Tenggelam Ditabrak Tongkang, Polairud Cari 4 Nelayan



Editor – Yulianti
1 Mar 2026
Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu – Kecelakaan laut menimpa Kapal Motor (KM) Al Mujib di perairan Pulau Rakit/Biawak, Kabupaten Indramayu, Sabtu, 28 Februari 2026 malam. Kapal nelayan berukuran 6 GT tersebut tenggelam setelah dihantam sebuah kapal tongkang, mengakibatkan dua nelayan meninggal dunia dan empat lainnya dinyatakan hilang.

Kapolres Indramayu AKP Asep Suryana, S.E., membenarkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kapal yang membawa delapan orang itu ditabrak kapal tongkang bernomor lambung 3009 tepat di sisi kiri lambung.

“Dua korban meninggal dunia telah dievakuasi atas nama Jupri alias Kempot (35) dan Wandi (39). Keduanya merupakan warga Indramayu,” ujar AKP Asep Suryana dalam laporan tertulisnya, Minggu, 1 Maret 2026.

Kronologis Peristiwa Peristiwa itu bermula saat KM Al Mujib yang dinahkodai Jupri Priyanto berangkat dari Karangsong menuju perairan Pulau Rakit pada Sabtu sore. Setelah sempat menebar jaring dan istirahat, awak kapal dikejutkan dengan datangnya kapal tongkang dalam kondisi mesin KM Al Mujib dalam keadaan mati.

Tabrakan tersebut menyebabkan KM Al Mujib terseret selama 10 menit hingga air memenuhi kapal. Dalam situasi kritis, para ABK berusaha menyelamatkan diri menggunakan jeriken bekas solar dan gabus (styrofoam).

Korban Selamat dan Pencarian Dua ABK dinyatakan selamat, yakni Carudin (48) dan Alfianto Agus Sulistiyo (20). Keduanya berhasil dievakuasi oleh KM Sri Mulya yang melintas di lokasi kejadian pada Minggu dini hari.

Sementara itu, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap empat nelayan yang belum ditemukan, yaitu:

• Ari Wibowo (23)

• Asep Agustina (24)

• Mas’ud (38)

• Ono (50)

“Proses pencarian masih terus dilakukan. Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, dan instansi terkait untuk menyisir lokasi,” ucap Asep menambahkan.

Tindakan Polsek Polairud Polres Indramayu telah mengambil langkah darurat mulai dari mengevakuasi korban ke RSUD menggunakan ambulans KPL Mina Sumitra, meminta keterangan saksi, hingga menghubungi keluarga korban. Hingga kini, bangkai KM Al Mujib milik Warjaya dikabarkan masih teramati mengambang terbalik di sekitar lokasi kejadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *