
Garda Revolusi Hancurkan Lima Drone Hermes di Isfahan dan Tiga Kota Lain
Poros Perlawanan – Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan penghancuran lima drone Hermes di sejumlah kota Iran pada Sabtu malam, 28 Februari 2026. Operasi pertahanan terpadu dilaporkan terjadi di Isfahan, Khomein, Tabriz dan Ahvaz.
Kantor berita Islamic Republic News Agency (IRNA) melaporkan, sistem pertahanan udara mendeteksi lalu menembak jatuh lima drone tersebut saat memasuki wilayah udara Iran.
Pengumuman ini dirilis beberapa menit sebelum dimulainya gelombang baru serangan rudal Iran terhadap sejumlah target militer Amerika Serikat di kawasan. Dalam pernyataan resmi kedua yang dirilis malam itu, Garda Revolusi mengklaim telah mengonfirmasi penargetan markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain serta sejumlah pangkalan militer AS lain di wilayah Teluk.
“Rudal dan drone IRGC secara serius menargetkan markas besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain dan pangkalan AS lainnya di Qatar dan UEA, serta pusat-pusat militer dan keamanan di jantung wilayah pendudukan,” tulis pernyataan tersebut.
Operasi yang disebut sebagai “Janji Sejati 4” diluncurkan sebagai respons atas serangan yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel. Dalam keterangan resmi, Garda Revolusi menyatakan, “Konfrontasi terhadap agresi tentara Amerika dan rezim Zionis dimulai dengan fase pertama Operasi Janji Sejati 4, melalui serangan komprehensif angkatan bersenjata Republik Islam Iran terhadap target regional musuh.”
