
Bernando, warga Kuta, Bali yang akan bekerja di Turki menjelaskan belum ada kepastian dari maskapai Emirates kapan penerbangan akan kembali dibuka. Sejak pagi dia datang ke bandara menanyakan kepastian, tetapi pihak maskapai menyebut pesawat belum bisa terbang karena ruang udara di Dubai, Uni Emirat Arab masih ditutup.
“Hingga saat ini belum ada kejelasan, ya menunggu saja. Untuk refund tiket dan reschedule juga belum jelas, mau beli tiket yang harganya dua kali lipat lebih mahal belum tentu juga terbang,” kata Bernando, Minggu (1/3/2026).
Sambil menunggu informasi terbaru, Bernando akan kembali ke rumahnya di Kuta. Sementara penumpang lainnya harus mencari hotel sendiri karena pihak maskapai tidak menanggung hotel.
Gede Eka Sandi Asmadi, Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menjelaskan sehubungan dengan penutupan ruang udara, sejumlah rute penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang mengalami penundaan penerbangan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan.
Berdasarkan data dari maskapai penerbangan, jumlah calon penumpang dari 5 penerbangan yang mengalami penyesuaian jadwal penerbangan tersebut berjumlah 1.631 penumpang. Penanganan terhadap seluruh penumpang tersebut telah dilaksanakan sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.
