/data/photo/2024/06/28/667dee7dadf04.jpg)
TANGERANG, KOMPAS.com – Tiga residivis pencurian sepeda motor (curanmor) ditangkap saat hendak mengirim tiga sepeda motor curian ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Banten.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin mengatakan, penangkapan bermula dari laporan warga terkait kehilangan sepeda motor di wilayah Jatiuwung.
“Ada warga yang datang ke Polsek Jatiuwung melaporkan bahwa motornya hilang,” ujar Robiin dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Setelah menerima laporan, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
“Alhamdulillah dalam pengejaran tersebut kami mendapatkan tiga pelaku curanmor yang siap berangkat ke Provinsi Sumatera dan menyeberang melalui Merak namun kami dapat mengamankan,” kata dia.
Menurut Robiin, para pelaku merupakan residivis kasus serupa yang sudah dua kali masuk lapas.
Mereka ditangkap saat sedang menunggu rekan lain untuk mengirim motor curian ke luar pulau.
“Enggak ada sama sekali (pengakuan sebagai debt collector). Dari dulu dia memang keluar masuk penjara gara-gara nyolong kok,” ujar Robiin menanggapi isu viral yang menyebut para pelaku menyamar sebagai penagih utang.
Tak ada perlawanan apapun oleh para pelaku saat proses penangkapan dilakukan.
Namun mereka berusaha melarikan diri sebelum akhirnya ditangkap petugas.
“Tidak ada perlawanan, dia kabur begitu saja. Tapi kami siap menangkapnya kembali,” jelasnya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita tiga unit sepeda motor yang diketahui hasil curian di kawasan Jatiuwung.
Ketiganya kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Jatiuwung untuk mengembangkan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan jaringan curanmor lainnya.
Robiin mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengamanan pada kendaraan pribadi, terutama saat diparkir di halaman rumah atau di area publik seperti minimarket.
“Kami mengharapkan dengan upaya-upaya seperti ini, masyarakat bisa membuat kunci ganda pada kendaraannya sehingga faktor keamanannya cukup tinggi. Walaupun dicolong, setidaknya ada jeda waktu sehingga pencuri sempat ketahuan,” ucap Robiin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership.

