
Sejumlah Rute Pelayaran di NTT Ditutup Akibat Cuaca Buruk
Menurut Manajer Bisnis PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Ramlan Iyang, penutupan ini dikecualikan untuk rute Kupang-Hansisi. “Iya, feri tidak akan berlayar di beberapa jalur pelayaran hingga 5 Maret 2026 karena cuaca buruk. Kecuali jalur Kupang-Hansisi,” kata Ramlan.
Penundaan pelayaran ini berdasarkan surat imbauan KSOP Kelas III Kupang nomor: UM.006/114/KSOP Kupang-2026. Imbauan tersebut meminta seluruh nakhoda, penumpang, dan operator kapal cepat untuk menunda pelayaran sampai cuaca membaik.
Bagi kapal besar yang dianggap aman untuk berlayar, nakhoda dan operator diimbau untuk memastikan kelayakan laut kapal. Persyaratan meliputi melampirkan surat pernyataan nakhoda (Master Sailing Declaration) serta memantau kondisi cuaca minimal enam jam sebelum mengajukan penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB).
Ramlan menambahkan, “Jaket pelampung harus dipakai selama perjalanan dan memastikan tersedia alat pemadam kebakaran di kapal.” Peralatan keselamatan harus selalu tersedia, terpasang, dan mencukupi kapasitas penumpang.
Sebagai informasi tambahan, angin kencang dan gelombang tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah perairan, termasuk Selat Sape Bagian Utara dan Perairan Utara Flores.
Gelombang yang lebih tinggi, antara 2,5 hingga 4,0 meter, juga berpotensi terjadi di wilayah lain seperti Laut Sawu dan Perairan Selatan Sumba. Kondisi ini meningkatkan risiko keselamatan pelayaran di wilayah-wilayah tersebut.
Sumber: detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
