
Polri Siap Amankan Mudik 2026 dengan Tagline ‘Mudik Aman Keluarga Bahagia’
“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idul Fitri berjalan dengan aman, tertib. Kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas,” ujar Irjen Agus.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan tagline ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ sebagai semangat utama Operasi Ketupat 2026. Tagline tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini tagline dari Bapak Kapolri, sehingga kehadiran Polri menyelesaikan persoalan selama Operasi Ketupat. Tentunya negara hadir untuk menjaga perjalanan pulang. Mudik adalah cerita keluarga. Tugas kami menjaganya. Mudik bukan hanya soal perjalanan Tapi soal pulang dengan selamat,” ucap Irjen Agus.
Dalam pengamanan mudik Lebaran 2026, Irjen Agus menyebutkan lima klaster utama yang menjadi perhatian, meliputi jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat ibadah, dan tempat wisata. Pengamanan juga akan dilakukan di bandara, terminal, dan stasiun.
“Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur jalur yang menuju ke tempat wisata, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan,” tutur Irjen Agus.
Irjen Agus menekankan bahwa Operasi Ketupat bertujuan untuk memastikan keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik, saat berkumpul dengan keluarga, hingga kembali ke tempat asal.
“Bagi kami sederhana sekali, Operasi Ketupat ini pemberangkatannya aman dan kepulangannya aman. Oleh karena itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga perjalanan masyarakat masing-masing,” jelasnya.
Kakorlantas Polri juga menyoroti pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk kelancaran Operasi Ketupat. Pemanfaatan teknologi juga akan dioptimalkan dalam memberikan pelayanan maksimal di lapangan.
“Kita datang lebih awal, pulang terlambat. Bekerja sebelum terjadi kemacetan, bekerja sebelum terjadi situasi yang tidak menguntungkan, dan Polri hadir untuk dapat memberikan keamanan dari sisi kriminalitas dan sisi keamanan lalu lintas dan keamanan lalu lintas,” pungkas Irjen Agus.
Sumber: news.detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
