
Polisi Makassar Tertibkan Perang Senjata Mainan yang Resahkan Warga
Kombes Arya Perdana, Kapolrestabes Makassar, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima banyak keluhan terkait aksi remaja yang menggunakan senjata mainan berisi peluru jeli dan butiran plastik keras di jalan-jalan Kota Makassar.
“Kita setiap hari melaksanakan patroli untuk membubarkan mereka,” katanya.
Polisi juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan senjata mainan. Arya menjelaskan, terkena mata dapat menyebabkan kebutaan, dan jika mengenai pengendara motor dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas yang berujung pada luka atau bahkan kematian.
Arya mengimbau masyarakat menghindari perkelahian dengan senjata mainan, terutama di jalan umum yang dapat mengganggu ketertiban.
Wali Kota Makassar, Munafri ‘Appi’ Arifuddin, sebelumnya juga menyampaikan kegeramannya terhadap fenomena ini. Appi menilai bahwa tren tembak-tembakan dengan peluru jeli dan butiran plastik sudah berlebihan dan tidak dapat dibiarkan.
“Iya itu saya minta persoalan ini jangan dianggap main-main,” ujar Appi kepada wartawan di Balai Kota Makassar, Senin (2/3).
DPRD Makassar pun menyoroti permasalahan ini dan mendesak para camat, lurah, dan ketua RT/RW untuk aktif mencegah gangguan ketertiban umum akibat tren selama Ramadhan.
Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, menekankan pentingnya peran petugas di tingkat bawah untuk mencegah potensi tawuran atau perang kelompok yang bisa dipicu oleh permainan senjata mainan. Ari Ashari Ilham menambahkan, pencegahan harus dimaksimalkan dari sektor terkecil.
Sumber Referensi: detik.com
