Posted in

Polisi Autopsi Bayi yang Meninggal Usai Imunisasi

Polisi Autopsi Bayi yang Meninggal Usai Imunisasi di Trenggalek

1. Bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan polisi

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino mengatakan, kegiatan otopsi ini merupakan salah satu rangkaian upaya penyelidikan yang dilakukan terhadap kasus kematian bayi setelah mendapat imunisasi. Proses ini dilakukan Tim Dokpol Polda Jatim di area pemakaman.

“Otopsi ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kematian bayi tersebut,” ujarnya, Rabu (5/4/2023).

2. Sebanyak 12 saksi telah dimintai keterangan

Alith sendiri belum bisa memastikan berapa lama hasil autopsi akan keluar. Nantinya tim Dokpol Polda Jatim akan melaporkan hasil autopsi jika sudah rampung. Sebanyak 12 saksi telah diminta keterangannya terkait kasus ini. Meski begitu polisi masih belum bisa memutuskan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Ini masih kita lakukan proses penyelidikan, sudah 12 saksi yang kita minta keterangannya,” tuturnya.

3. Polisi juga meminta legal opinion ke akademisi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim menambahkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan saat ini sudah ada temuan semenatara. Akan tetapi pihaknya akan meminta pendapat hukum dari dari salah satu Universitas di Jawa Timur terkait temuan yang didapat.

“Kami masih meminta legal opinion dari salah satu kampus atas temuan sementara kami,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mukono (46) bersama dengan istrinya yang berasal dari Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Trenggalek membuat laporan ke Mapolres Trenggalek, terkait kematian bayi nya usai mendapatkan suntikan imunisasi. Bayi berusia 5 bulan ini mengalami demam tinggi setelah disuntik. Pihak Dinas terkait juga melakukan investigasi terkait kasus tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *