Posted in

Pemprov NTB Belum Terima Data Warga Terdampak Konflik di Timur Tengah – Tribunlombok.com

Pemprov NTB Belum Terima Data Warga Terdampak Konflik di Timur Tengah

WNI, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI), diimbau proaktif melaporkan kondisi terkini di wilayah terdampak demi memudahkan langkah antisipasi.

Penulis:

Ringkasan Berita:Pemprov NTB melalui Kepala Disnakertrans Aidy Furqan menyatakan belum menerima laporan WNI asal NTB yang terdampak langsung konflik Iran–Israel–AS, dan masih berkoordinasi dengan kementerian serta Imigrasi.WNI, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI), diimbau proaktif melaporkan kondisi terkini di wilayah terdampak demi memudahkan langkah antisipasi pemerintah.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat juga berdampak pada keamanan negara-negara sekitarnya seperti Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab, terutama karena adanya pangkalan militer di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB Aidy Furqan menjelaskan hingga saat ini belum ada laporan warga NTB menjadi korban akibat eskalasi perang.

Aidy menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pihak Imigrasi untuk melacak keberadaan serta kondisi WNI di zona konflik.

“Sampai saat ini kami masih berkoordinasi dengan kementerian dan Imigrasi untuk mendapatkan informasi terkait WNI, terutama Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi atensi kami. Namun, kami belum menerima data tersebut,” ujar Aidy kepada TribunLombok.com, Senin (2/3/2026).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB ini meminta agar WNI yang ada disekitar daerah konflik tersebut, untuk aktif memberikan informasi terkini sehingga bisa dilakukan pengambilan langkah yang kongkrit nantinya.

“WNI diminta secara aktif untuk memberikan informasi terkini mengenai situasi keamanan di wilayahnya masing-masing melalui kelompok koordinasi yang ada,” lanjutnya.

Konflik yang berkecamuk antara tiga negara tersebut eskalasinya meningkat beberapa hari terakhir, beberapa warga NTB yang sedang berada di sekitar lokasi konflik tersebut merekam rudal Amerika yang menyerang Iran.

Situasi ini menjadi perhatian pemerintah, bahkan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal yang merupakan mantan Duta Besar, sudah menghubungi beberapa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

Seperti KBRI Teheran (Iran), KBRI Riyadh (Arab Saudi), KBRI Muscat (Oman), KBRI Abu Dhabi (Uni Emirat Arab), KBRI Manama (Bahrain), KBRI Doha (Qatar), serta KBRI Kuwait City untuk memastikan warga NTB aman di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *