
Pembacokan di Gresik Berujung Pembakaran Rumah di Lamongan
S (45), pelaku penikaman yang merupakan warga Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Gresik. S mengungkapkan penyesalannya atas tindakan yang didorong oleh emosi sesaat.
“Saya benar-benar menyesal atas apa yang terjadi. Kalau bisa diulang, saya tidak akan melakukan perbuatan itu,” ujar S di hadapan penyidik, Minggu (1/3/2026).
Penyesalan semakin mendalam dirasakan S ketika mengetahui rumahnya menjadi sasaran amuk warga. S tidak pernah membayangkan bahwa konflik ini akan berujung pada kehancuran tempat tinggalnya, dan kini harus menjalani Ramadan serta Lebaran di balik jeruji besi. “Saya tidak menyangka akibatnya akan seperti ini. Rumah saya dibakar, dan sekarang saya harus mempertanggungjawabkan perbuatan saya di penjara,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan bahwa pelaku berhasil ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan S di Kecamatan Paciran, Lamongan, pada Jumat (27/2) malam. “Sabtu (28/2) dini hari kita amankan dan langsung dibawa ke Polres Gresik,” jelasnya.
Polisi masih terus mendalami motif di balik aksi pembacokan tersebut. “Masih diperiksa lebih lanjut. Nanti akan kami sampaikan perkembangannya,” pungkas Arya.
Tawuran yang berujung pada pembacokan ini terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB saat kegiatan patrol sahur di Kecamatan Panceng, Gresik. Peristiwa ini bermula di Desa Campurejo, tepatnya di depan sebuah tempat biliar dan kafe, yang melibatkan pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah.
Keributan dipicu saat kedua kelompok pemuda tersebut berpapasan dan saling melempar bom air. Adu mulut kemudian memperburuk suasana. Meski sempat membubarkan diri, kelompok pemuda Desa Banyutengah kembali mendatangi Campurejo, hingga akhirnya tawuran tidak dapat dihindarkan.
Di tengah kericuhan, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan membacok dua pemuda Desa Campurejo, yaitu Moh. Ruhul Madani (25) dan Wahyu Agung Pratama (24). Akibatnya, kedua korban mengalami luka bacok dan segera dilarikan ke RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan medis.
Rumah Dibakar Massa
Amarah warga memuncak pada keesokan harinya. Puluhan orang melakukan sweeping dan mencari pelaku ke Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Lamongan. Karena tidak berhasil menemukan pelaku, massa melampiaskan kemarahan dengan membakar rumah yang diduga milik pelaku.
Kabid Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid membenarkan kejadian tersebut. Benar, tadi malam ada laporan kejadian di atas dan anggota kami dari Polsek Paciran langsung menuju lokasi bersama masyarakat untuk membantu pemadaman api kemudian melakukan olah TKP sebagai bagian dari proses penyidikan, kata M Hamzaid, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Ipda M. Hamzaid, rumah tersebut dalam kondisi kosong saat dibakar. Namun, kendaraan roda dua dan roda empat serta perabot rumah tangga ludes terbakar. “Kami masih mendalami motif kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Saat ini anggota juga masih melakukan penjagaan di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Mediasi dan Perdamaian
Pasca kejadian, Polres Gresik berinisiatif melakukan mediasi untuk meredakan ketegangan antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah. Mediasi ini dilaksanakan di Balai Desa Banyutengah dan dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, pejabat utama Polres, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat.
Polri tidak ada artinya tanpa dukungan masyarakat. Kami berharap wakil warga yang hadir malam ini bisa mengendalikan warganya masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali, tegas Ramadhan, Minggu (1/3/2026).
Ramadhan juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi dengan rumor balas dendam yang beredar di media sosial. Jangan terprovokasi hingga perselisihan berlanjut. Pelaku sudah kita proses dan saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Gresik, imbuhnya.
Mediasi diakhiri dengan kesepakatan damai dan saling bersalaman sebagai simbol berakhirnya konflik.
Sumber: detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
