
Peristiwa tragis tersebut menimpa seorang pengendara sepeda motor Honda Vario nomor polisi EA 4233 LC yang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah menabrak bagian belakang sebuah truk tronton Isuzu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor yang dikendarai korban datang dari arah timur (Denpasar) menuju arah barat (Gilimanuk). Bersamaan dengan itu, mobil derek Isuzu bernomor polisi DK 8168 JF yang dikendarai I Ketut Darna (55), warga Banjar Dauh Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, juga melaju ke arah yang sama di depannya.
Setibanya di TKP, datang seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bersama truk tronton. Diduga dengan kecepatan tertentu, sepeda motor tersebut kemudian menabrak bagian kiri belakang truk yang sedang melaju, jelasnya.
Tabrakan keras pun tidak bisa dihindari. Bagian depan sepeda motor rusak parah akibat terbentur bodi belakang truk tronton. Korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Singasana Nyitdah untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi truk tronton dalam kondisi selamat dan telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Lokasi kejadian sendiri dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Tabanan. Jalur Bypass Ir Soekarno merupakan akses utama Denpasar–Gilimanuk yang kerap dilintasi kendaraan besar seperti truk dan bus antar kota.
Kecelakaan di jalur tengkorak ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman saat berkendara, terutama ketika melaju di belakang kendaraan besar.
Pihak kepolisian mengimbau para pengendara sepeda motor agar selalu memperhatikan jarak pandang, menjaga kecepatan, serta mengantisipasi pergerakan kendaraan di depan.
Kasus kecelakaan lalu lintas di Tabanan ini kini dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Tabanan untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan maut di jalur Bypass Ir Soekarno dalam beberapa waktu terakhir. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur utama dengan arus kendaraan berat yang cukup padat pada malam hari.
Keselamatan berlalu lintas menjadi tanggung jawab bersama. Disiplin berkendara, menjaga jarak aman, serta tidak melaju dengan kecepatan berlebihan merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan fatal di jalan raya.[ka]
Dapatkan Update Terbaru!
Follow kami agar tidak ketinggalan informasi terbaru. BEBAS!!!
