Posted in

Kapal Tongkang Tabrak Kapal Nelayan di Indramayu, 2 ABK Tewas

Kapal Tongkang Tabrak Kapal Nelayan di Indramayu, 2 ABK Tewas

Menurut Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, setelah selesai menebar jaring, para ABK beristirahat dengan mematikan mesin kapal. Sekitar pukul 22.00 WIB, salah seorang ABK terbangun dan melihat tongkang bernomor lambung 3009 sudah sangat dekat sebelum akhirnya menabrak lambung kiri kapal.

Benturan keras tersebut menyebabkan KM Almujib terseret selama sekitar 10 menit. Akibatnya, lambung kapal mengalami kebocoran dan air masuk hingga menyebabkan kapal tenggelam.

Dalam kondisi yang gelap dan panik, para nelayan berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada jeriken dan potongan gabus yang mengapung.

Namun, nasib malang menimpa sebagian dari mereka. Dari delapan orang yang berada di dalamnya, hanya dua yang selamat. Mereka adalah Carudin (48), warga Desa Brondong, yang bertahan hidup dengan berpegangan pada jerigen bekas solar, dan Alfianto Agus Sulistiyo (20), warga Desa Paoman, yang bertahan hidup dengan menggunakan gabus. Keduanya ditemukan KM Sri Mulya pada Minggu sekitar pukul 04.30 WIB setelah terkatung-katung semalaman di laut.

Dua korban meninggal dunia adalah Jupri alias Kempot (35), nakhoda kapal yang merupakan warga Desa Pabean Udik, dan Wandi (39), warga Desa Karangsong. Keduanya sempat berpegangan pada tali tongkang sebelum akhirnya terlepas dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah kedua korban dievakuasi oleh KM Cahaya Langgeng dan dibawa ke Karangsong untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, empat nelayan lainnya masih dinyatakan hilang. Mereka adalah Ari Wibowo (23), Asep Agustina (24) yang merupakan warga Desa Penganjang, Mas’ud (38) warga Kelurahan Paoman, dan Ono (50) warga Desa Tambak.

AKP Asep menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan saksi, berkoordinasi dengan keluarga korban, serta melakukan operasi SAR untuk menemukan empat korban yang masih hilang.

Bangkai kapal KM Almujib ditemukan terbalik dan mengambang di sekitar lokasi kejadian. Polisi saat ini juga tengah melakukan penyelidikan terkait identitas dan keberadaan kapal tongkang bernomor lambung 3009 yang diduga menjadi penyebab tenggelamnya kapal nelayan tersebut.

Sumber: detik.com

What’s Your Reaction?

0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *