Posted in

JK soal Kematian Ayatollah Ali Khamenei: Kita Bersedih

Gulir ke bawah untuk melanjutkan membaca

Iklan

Pertama, kelompok yang mendukung pemerintah. Kedua, kelompok yang mendorong perubahan atau reformasi. JK mengatakan kelompok pendukung reformasi itu dalam beberapa bulan terakhir terlibat dalam berbagai demonstrasi. Ketiga, kelompok monarki lama yang berkaitan dengan Dinasti Pahlavi.

“Meski demikian, dengan membunuh pemimpin, Ali Khamenei, itu juga suatu hal yang sangat kita sayangkan. Kita bersedih dan berduka karena hal tersebut,” ucap JK.

JK pun menyinggung peran Indonesia dalam merespons perang AS-Israel dan Iran itu. JK menilai, sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Indonesia perlu menyerukan penghentian konflik.

Diketahui, Israel melancarkan serangan tanpa provokasi sebelumnya terhadap Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. Serangan terhadap Iran disebut dilakukan sebagai operasi militer gabungan antara AS dan Israel.

Media pemerintah Iran, Fars, menyatakan Ayatollah Ali Khamenei tewas. Menurut Sky News, Iran mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari setelah dia dibunuh di kantornya pada Sabtu dini hari. Setidaknya empat bangunan di kompleks kediaman pemimpin tertinggi di pusat Teheran dihantam bom pada Sabtu, 28 Februari 2026, sebagai bagian dari serangan besar-besaran AS-Israel ke Iran.

Selain Khamenei, sejumlah anggota keluarganya tewas dalam serangan tersebut. Al Arabiya melaporkan, mengutip sumber terpercaya di keluarga pemimpin tertinggi, bahwa seorang anak perempuan, seorang menantu laki-laki, seorang cucu dan seorang menantu perempuan termasuk di antara korban tewas Khamenei.

Dewi Rina Cahyani berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *