
Kejadian di waduk Desa Menonggo, Kecamatan Sukodadi, itu hanya berselang sehari dari insiden serupa di Lamongan.
AF, gadis berusia 4 tahun di Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, ditemukan tak bernyawa karena tenggelam di sungai di desanya.
“Memang benar ada kejadian tersebut. Tiga anak meninggal dunia dan satu selamat,” kata Kapolsek Sukodadi Iptu M. Shokep melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid kepada Radar Lamongan Grup Jawa Pos.
Dua di antara tiga korban, NR, 13; dan RZ, 9; adalah kakak-adik. Korban meninggal lainnya UK, 6. Sedangkan satu upik lainnya yang selamat AA, 11.
Keterangan yang dihimpun Radar Lamongan Grup Jawa Pos, awalnya sekitar pukul 5.00, keempat upik yang masih duduk di bangku sekolah dasar tersebut berada di depan musala setempat selepas salat Subuh.
Saat ditegur seorang warga, keempatnya mengaku hendak jalan pagi. Mereka pun sempat diingatkan agar tidak bermain di sekitar waduk karena tidak bisa berenang.
Ternyata benar, mereka bermain ke waduk. Keempatnya sempat berfoto bersama sebelum jajanan yang dipegang NR terjatuh ke waduk dan kejadian maut itu pun terjadi.
Proses Pencarian
Kesaksian AA, begitu jajanan itu jatuh ke waduk, NR berusaha mengambilnya. Namun, dia malah terjatuh.
