
Israel Serang Balik Lebanon!
Mohamad Azakir/Reuters via Al Jazeerah
Pihak militer Israel menyatakan proyektil lain jatuh di area terbuka tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan.
Militer Israel juga memperingatkan warga di 53 desa di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa untuk mengungsi dan menjaga jarak satu kilometer menjelang rencana serangan.
Serangan Israel ke Iran
[AP Photo]
Media Israel sebelumnya melaporkan bahwa kelompok Hizbullah Lebanon meluncurkan roket ke arah Israel utara, yang disebut sebagai serangan pertama sejak adanya perjanjian gencatan senjata. Channel 12 melaporkan sekitar enam roket ditembakkan dalam serangan tersebut.
Hizbullah kemudian mengaku bertanggung jawab atas peluncuran roket dan drone dari Lebanon selatan ke arah Israel utara. Kelompok itu menyatakan serangan tersebut menargetkan lokasi pertahanan rudal Israel di dekat Haifa.
Sebagai tanggapan, militer Israel memulai gelombang serangan udara di Lebanon, Channel 12 melaporkan, mengutip militer yang mengatakan bahwa serangan tersebut dilakukan “sebagai respons terhadap tembakan roket ke arah Israel utara.”
Dalam pernyataan resminya, militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan “anggota senior Hizbullah” di Beirut dan seorang “operator kunci” di Lebanon selatan.
Koresponden Anadolu melaporkan bahwa serangan udara besar-besaran Israel menghantam kota Srifa di Lebanon selatan, sementara dua serangan tambahan menghantam lingkungan Al-Salihiya di Nabatieh, menyebabkan kerusakan parah dan kebakaran pada bangunan dan kendaraan.
Serangan udara Israel juga menyasar wilayah pinggiran Al-Shahabiya dan Deir Qanoun al-Nahr di Lebanon selatan, menurut koresponden tersebut.
Sebelumnya, serangan udara Israel menargetkan pinggiran selatan Beirut dan menyebabkan kerusakan luas, kata para saksi.
Koresponden itu juga melaporkan adanya pengungsian dari pinggiran selatan Beirut dan sejumlah wilayah di Lebanon selatan menuju Beirut tengah dan Gunung Lebanon setelah serangkaian serangan udara besar. yang hebat.
Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, Senin, mengatakan bahwa peluncuran roket dari Lebanon selatan merupakan “tindakan yang tidak bertanggung jawab dan mencurigakan” yang membahayakan keamanan negara serta memberi Israel alasan untuk melanjutkan serangan.
