Posted in

Gubernur NTB Pantau Warga di Timur Tengah Imbas Konflik

Gubernur NTB Pantau Warga di Timur Tengah Imbas Konflik

Negara-negara yang menjadi fokus perhatian adalah Iran, Arab Saudi, Oman, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Qatar, dan Kuwait.

Sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala daerah, Iqbal gencar berkomunikasi dengan sejumlah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk menjamin keselamatan WNI asal NTB di tengah situasi yang memanas.

“Kami sudah berkomunikasi dengan KBRI Teheran Iran, KBRI Riyadh Arab Saudi, KBRI Muscat Oman, KBRI Abu Dhabi Uni Emirat Arab, KBRI Manama Bahrain, KBRI Doha Qatar, serta KBRI Kuwait City,” kata Iqbal dalam keterangan resminya, Senin (2/3/2026).

Iqbal menegaskan, upaya ini merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah dalam melindungi warganya, termasuk yang berada di luar negeri.

Mantan Duta Besar RI untuk Turki ini menambahkan, “Kita wajib memastikan WNI NTB yang berada di luar negeri tetap berada dalam perlindungan negara, apalagi dalam situasi geopolitik yang berkembang seperti saat ini.”

Para Duta Besar RI, berdasarkan komunikasi dengan beberapa KBRI, memastikan bahwa WNI yang terdata berada dalam pemantauan intensif melalui jaringan masyarakat Indonesia di tujuh negara tersebut. Pembahasan lebih lanjut akan dilakukan untuk menentukan langkah antisipasi jika situasi semakin memburuk.

Menurut Iqbal, masing-masing KBRI telah mengaktifkan rencana kontinjensi sebagai langkah mitigasi jika situasi berkembang lebih jauh.

Iqbal secara khusus menitipkan perhatian terhadap warga NTB kepada para perwakilan RI di kawasan 7 negara tersebut. Dia mengimbau warga NTB yang memiliki keluarga di Timur Tengah untuk memastikan data keberadaan mereka tercatat di KBRI atau KJRI terdekat.

“Kalau belum terdaftar bisa segera menghubungi kontak resmi perwakilan RI di negara setempat. Kami juga mengajak untuk tetap tenang. Pastikan komunikasi dengan KBRI atau KJRI terus terjaga dan ikuti arahan resmi dari perwakilan RI,” tuturnya.

Iqbal mengungkapkan pengalamannya menangani perlindungan WNI di wilayah konflik saat bertugas di Kementerian Luar Negeri. Pengalaman itu digunakannya untuk memperkuat koordinasi agar langkah perlindungan dapat dilakukan secara cepat dan terukur.

Berdasarkan pengalamannya, Pemprov NTB akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI di negara setempat untuk merespons setiap perkembangan situasi ketegangan AS-Israel dengan Iran.

Iqbal memungkasi, “Kami akan terus memantau dan berkoordinasi secara rutin. Pemerintah daerah tidak boleh abai terhadap situasi global yang berpotensi berdampak pada warga kita.”

Sumber Referensi: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *