Posted in

Dubai Airport Rusak Akibat Rudal Iran, Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Otoritas Dubai Airports dalam pernyataan di platform X menyebutkan bahwa kerusakan terjadi akibat sebuah insiden yang berhasil ditangani dengan cepat.

“Tim tanggap darurat segera dikerahkan dan saat ini menangani situasi dengan berkoordinasi bersama otoritas terkait,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari saudigazette, Minggu (1/3/2026).

Advertisement

Empat staf yang mengalami luka langsung mendapatkan penanganan medis.

Menurut Dubai Media Office, berkat rencana kontinjensi yang telah disiapkan sebelumnya, sebagian besar terminal sudah dikosongkan dari penumpang sebelum insiden terjadi.

Sejumlah laporan menyebutkan kerusakan terjadi di Terminal 3. Beberapa sumber bahkan mengindikasikan adanya kemungkinan rudal yang menghantam area tersebut, meski belum ada konfirmasi resmi terkait hal itu.

Serangan AS dan Israel

Eskalasi ini terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan sebelumnya di hari yang sama. Iran kemudian membalasnya dengan menembakkan rudal ke arah UEA, Qatar, Bahrain, Yordania, dan Kuwait.

Akibat ketegangan yang meningkat, sejumlah negara menutup wilayah udaranya untuk penerbangan komersial. Aktivitas penerbangan di sebagian besar Timur Tengah lumpuh, dan banyak maskapai penerbangan menghentikan operasinya untuk sementara waktu.

Berdasarkan data FlightAware per 28 Februari, maskapai Emirates membatalkan 492 penerbangan, Flydubai membatalkan 329 penerbangan, dan Etihad Airways membatalkan 212 penerbangan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Otoritas Dubai menyatakan akan memberikan pembaruan lebih lanjut seiring perkembangan situasi.

Advertisement

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *