
Bocah 6 Tahun yang Hanyut di Sungai Brantas Malang Ditemukan Tewas

Dalam pencarian ini, Tim Gabungan dikerahkan mulai dari Kantor SAR Surabaya, Polsek Bululawang, Koramil Bululawang, BPBD kabupaten Malang, MDMC, EsTehAnget, Rescue 020, JKJT, SAR Kanjuruhan, Kresna 384, Rescue Bululawang, SAR Bhayangkara, SAR Lintamal, RAPI, Rescue Bela Negara, Rescue AP, Rescue Popeye, SARGab, PPMR, KOKAM, GIB, Wallpit, Umikama, RTA, SAR MTA, Satria Rescue, Saka SAR, IEA, SAR Awangga, WLP, Bima Sakti, Banser, MSR, dan warga sekitar.
1. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa

Kasi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya, Haris Supardi mengungkap kalau Fieza ditemukan pada Minggu (3/9/2023). Sayangnya ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Faeza ditemukan sudah dalam kondisi meninggal sekitar pukul 16.10 WIB, di lokasi yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi awal kejadian tenggelamnya korban. Koban ditemukan di daerah Sukonolo,” terangnya saat dikonfirmasi pada Senin (4/9/2023).
Tim SAR yang berhasil menemukan korban langsung melakukan evakuasi jenazah. Kemudian jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka.
2. Upaya pencarian Fieza, Tim Gabungan dibagi ke dalam 2 tim untuk menyisir sungai

Haris menjelaskan, upaya pencarian korban telah dilakukan sejak Sabtu (2/9/2023) malam dengan melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Pada hari kedua, pencarian dilakukan dengan mengerahkan 2 SRU air untuk melakukan pencarian di Sungai Brantas.
Ia menjelaskan bahwa SRU air pertama melakukan pencarian dengan tehnik tubing, yaitu dengan menggunakan alat bantu apung dari ban bekas. Pencari dimulai dari lokasi kejadian menuju ke daerah jembatan Sukonolo dengan jarak tempuhnya sekitar 1,4Km.
Sedangkan SRU perairan kedua melakukan pencarian korban menggunakan tiga perahu arung jeram. Dimulai dari lokasi kejadian menuju DAM Blobo menempuh jarak sekitar 3,7 km, ”ujarnya.
3. Tim SAR juga melakukan pencarian dengan pemantauan dari darat dan meminta bantuan warga

Haris juga menjelaskan kalau beberapa orang personel tim SAR gabungan juga melakukan pemantauan di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran sungai Brantas. Mereka juga menyebarluaskan informasi tentang hanyutnya korban kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai.
“Melalui upaya penyebarluasan informasi ini, diharapkan pada warga yang melihat korban untuk melaporkannya kepada petugas SAR gabungan. Ini dilakukan agar bisa segera dilaksanakan evakuasi,” pungkasnya.
