Posted in

Bareskrim Bekuk 2 Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin, Distributor ‘The Doctor’ Jadi DPO

Bareskrim Bekuk 2 Pemasok Sabu Jaringan Ko Erwin, Distributor ‘The Doctor’ Jadi DPO

🚨 Ringkasan Operasi

⛓️ Peta Jaringan & Peran Pelaku

Penyidikan Bareskrim memetakan kompleksnya struktur organisasi sindikat Ko Erwin, dari hulu hingga hilir.

Nama Aktor
Peran Utama
Status Saat Ini

Ko Erwin
Bandar Utama / Pemesan
✅ Ditangkap

📜 Kronologi Transaksi & Penangkapan

Transaksi Kunci di Januari 2026

Awal Januari: Ko Erwin memesan 2 kg sabu dari ‘The Doctor’ melalui Arfan seharga Rp 400 juta per kg. Sabu ini dikirim ke Bima untuk diedarkan
16 Januari: Ko Erwin kembali mengambil 3 kg sabu di Pluit bersama kurir Genda. Sabu ini juga dibawa ke Bima
Akhir Januari: Ko Erwin memesan lagi narkotika senilai Rp 400 juta dan menerima 3 kg sabu

Proses Penangkapan Pemasok

Penangkapan Charles (Chalie): Diamankan di unit apartemennya bersama keluarga. Polisi menemukan barang bukti sabu, ketamine, dan happy water
Penangkapan Arfan: Ditangkap di unit lain saat bersembunyi di kamar mandi. Ditemukan pipet kaca dan serbuk diduga ketamine

Arfan mendapat upah Rp 20 juta dari transaksi pertama yang dibagi rata dengan Charlie. Untuk transaksi kedua, mereka mendapat total Rp 60 juta

🎯 Profil Pelaku Utama

Para pelaku utama dalam jaringan ini memiliki rekam jejak kriminal yang signifikan.

Pemasok yang Ditangkap

2006: Kasus pembunuhan, vonis 7 tahun.
2018: Kasus narkotika, vonis 6,5 tahun.

Arfan Yulius Lauw (37):

2015: Kasus pengedaran narkoba, vonis 10 tahun. :::

Distributor yang Diburu

Nama: Andre Fernando alias ‘The Doctor’
Usia: 32 tahun
Peran: Distributor utama
Modus Operandi: 🚚 Sabu: Dikirim via kargo, dikemas dalam boneka.🚢 Vape Ilegal: Mengandung etomidate, diselundupkan via laut dari Malaysia ke Riau.
Alamat Terakhir: Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. :::

⚖️ Keterlibatan Oknum Aparat di Bima

Kasus ini menjadi sorotan tajam karena menyeret nama perwira polisi aktif pada saat itu, yang diduga mengamankan bisnis haram Ko Erwin.

Berdasarkan pengakuan, Ko Erwin menyetorkan uang sebesar Rp 1,8 miliar kepada mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro melalui AKP Malaungi untuk pengamanan bisnis narkobanya

Selain menerima uang, AKP Malaungi yang saat itu menjabat Kasat Narkoba juga terlibat langsung dalam pendistribusian:

📦 Menerima Sabu: Mengambil 500 gram sabu langsung dari kurir Genda di Hotel Marina Inn, Bima
🤝 Distribusi Lanjutan: Sabu lainnya diserahkan ke Awan (DPO) dan anak buah Abdul Hamid

Keterlibatan ini menunjukkan betapa dalamnya infiltrasi jaringan narkoba hingga ke level penegak hukum di daerah.

SUMBER

news.detik.com

sekitar 6 jam lalu – Bareskrim Tangkap 2 Sindikat Pemasok Sabu Bandar Ko Erwin

news.detik.com

sekitar 6 jam yang lalu – Bareskrim Buru Andre Fernando ‘The Doctor’, Penyuplai Narkoba Ko Erwin

www.metrotvnews.com

sekitar 6 jam yang lalu – Kurir 500 gram sabu ke AKP Malaungi ditangkap

ARTIKEL

sekitar 4 jam yang lalu

Koalisi Sipil Tolak Kirim Pasukan TNI ke Gaza Tanpa Mandat PBB, Soroti Board of Peace Inisiasi Trump

sekitar 4 jam yang lalu

TNI-Polri Serbu Markas KKB Aibon Kogoya di Nabire, Ratusan Amunisi dan Senpi Disita

sekitar 4 jam yang lalu

Viral ART di Sunter Dianiaya Majikan, Pemicunya Diduga Mencemarkan Tempat Ibadah

sekitar 4 jam yang lalu

JK Respons Polemik Zakat Menag, Sebut 800 Ribu Masjid Dibangun dari Sumbangan, Nasaruddin Minta Maaf

sekitar 4 jam yang lalu

Operasi Ketupat 2026: Polri Kerahkan 161.243 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *