
JAKARTA, KOMPAS.com – Asisten rumah tangga (ART) dianiaya satu keluarga di Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara karena mengotori tempat ibadah saat Imlek.
Kejadian bermula saat terduga pelaku berinisial HW (42) dan korban SY (57) sedang membersihkan tempat ibadah di rumahnya saat perayaan Imlek.
Saat itu, korban disebut melakukan tindakan yang dianggap mengotori tempat ibadah tersebut.
Korban iseng mengotori tempat ibadah. Korban iseng meletakkan bambu di tempat ibadah saat hendak Imlek, kata Jonggi saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (2/3/2026).
Akibat hal tersebut, terduga pelaku memukul dan menendang bagian punggung korban. Kemudian terduga pelaku meminta maaf kepada korban karena telah melakukan kekerasan.
“Setelah pelaku sadar melakukan hal tersebut, langsung meminta maaf terhadap korban dan korban memaafkan pelaku. Serta damai dengan korban tidak lama setelah kejadian,” ucap Jonggi.
Ia menyebut korban tidak melapor dan hingga saat ini masih bekerja di rumah majikannya.
Sebenarnya korban tidak mau membuat laporan karena hingga saat ini korban masih bekerja di rumah pelaku, ujarnya.
Kepolisian telah melakukan klarifikasi terhadap korban dan terlapor, sementara perkembangan kasus selanjutnya menunggu hasil konseling dari P3A.
“Untuk kasusnya sendiri sedang ditangani oleh penyidik PPA dan PPO Polres Metro Jakarta Utara,” kata Jonggi.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @jakutinfo_id, terdapat tiga potongan video yang memperlihatkan ART tersebut mengalami kekerasan.
Pada potongan video pertama, terlihat seseorang mengenakan baju putih menonjok kepala ART yang memakai baju merah bergaris.
Orang berbaju putih tersebut kemudian memegang benda berwarna abu-abu di atas meja sambil menunjuk ke arah korban.
