
“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan. Operasi Ketupat bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan balik, tetapi negara hadir, Polri hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memastikan rangkaian bulan suci Ramadan dan Idul Fitri berjalan dengan aman, tertib. Kondisi aman di bidang kriminalitas dan lancar di bidang lalu lintas,” ujar Irjen Agus, dikutip detikcom, Minggu (1/3/2026).
Irjen Agus menyampaikan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan tagline mudik 2026, yakni ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’. Tagline ini dipilih sebagai semangat utama seluruh jajaran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini tagline Kapolri agar kehadiran Polri menyelesaikan permasalahan di masa Operasi Ketupat. Tentu negara hadir menjaga perjalanan mudik. Mudik itu cerita keluarga. Tugas kita menjaga. Mudik bukan sekedar perjalanan, tapi pulang dengan selamat,” kata Irjen Agus.
Irjen Agus menyampaikan, ada lima klaster yang harus diamankan dalam memberikan keamanan dan kenyamanan perjalanan dalam arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Di antaranya jalan tol, jalan nasional atau jalan kabupaten, pelabuhan penyeberangan, tempat-tempat ibadah, dan tempat wisata. Hal ini telah menjadi atensi khusus yang dipersiapkan untuk kelancaran selama pelaksanaan Operasi Ketupat.
“Termasuk keramaian dari tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia kami identifikasi, kami amankan termasuk jalur-jalur jalur yang menuju ke tempat wisata, jalur alternatif. Demikian juga, bandara, terminal, termasuk stasiun juga kami amankan,” tutur Irjen Agus.
Irjen Agus menegaskan, Operasi Ketupat bukan hanya menjaga perjalanan ke kampung, tetapi memastikan masyarakat selamat pada saat berangkat, selamat pada saat berkumpul keluarga, serta bahagia selamat pada saat kembali.
“Bagi kami sederhana sekali, Operasi Ketupat ini pemberangkatannya aman dan kepulangannya aman. Oleh karena itu, kami mohon dengan semangat anggota di lapangan, mari kita jaga perjalanan masyarakat masing-masing,” jelasnya.
Kakorlantas Polri juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam menyukseskan Operasi Ketupat agar berjalan dengan lancar. Jajaran Korlantas Polri akan memberikan pelayanan maksimal di lapangan, termasuk dengan memanfaatkan berbagai teknologi.
“Kita hadir lebih awal, pulang paling akhir. Bekerja sebelum terjadi kemacetan, bekerja sebelum terjadi situasi yang tidak kondisi, dan Polri hadir untuk bisa mengamankan dari sisi kriminalitas dan sisi kamseltibcarlantas,” pungkas Irjen Agus.
Lihat juga Video: Kakorlantas Cek Jalan Tol Jabar Jelang Operasi Ketupat 2026
