Posted in

Oknum Dishub Medan Diduga Pungli Sopir Pikap

Oknum Dishub Medan Diduga Pungli Sopir Pikap

Dalam video tersebut, terlihat sekitar tiga orang petugas Dishub menghampiri sopir pikap dengan menggunakan kendaraan dinas. Perekam video mempertanyakan tindakan para oknum tersebut. Namun, ketiga petugas tersebut langsung pergi dengan mobil dinas.

“Ada apa? Iya, kenapa lari? Apa pun yang kamu lakukan, tangkap orang,” kata perekam video, seperti dilihat detikSumut, Senin (2/3/2026).

Setelah petugas Dishub pergi, sopir pikap yang diduga menjadi korban pungli menjelaskan bahwa petugas memintanya untuk menunjukkan Surat Izin Mengemudi (KIR) mobil.

Diminta menunjukkan KIR, mau dibawa ke pengadilan, katanya. Posisi KIR masih hidup, kata pengemudi pikap.

Sopir tersebut mengaku dimintai uang sebesar Rp 500 ribu oleh petugas yang mengancam akan membawanya ke pengadilan. “Posisi KIR masih hidup, hanya saja plat kendaraan PB (bukan Medan),” tambahnya.

Keterangan dalam video yang diunggah di media sosial menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi saat sopir tengah berada di jalan dan didatangi oleh oknum petugas. “Disebutkan bahwa setelah aksinya dipergoki dan direkam, oknum tersebut langsung mengembalikan dokumen kendaraan berupa STNK dan KIR, kemudian meninggalkan lokasi,” demikian keterangan dalam video itu.

Menanggapi hal ini, Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan. “Kabidnya sudah kita minta untuk melakukan pengecekan kalau memang video tersebut benar. Kalau benar akan kita lakukan tindakan terhadap petugas tersebut,” kata Suriono saat diwawancarai, Senin (2/3/2026).

Suriono menegaskan bahwa pihaknya melarang segala bentuk pungutan liar yang dilakukan oleh petugas. Ia juga memastikan akan mempublikasikan hasil pengecekan terhadap oknum yang diduga melakukan pungli. “Kita tidak menginginkan adanya tindakan seperti itu dari petugas kita. Kalaupun memang ada dilakukan pungli ini kita larang sebenarnya. Namun ini akan kita lakukan pemeriksaan, apapun hasilnya akan kita publis ke masyarakat,” pungkas Suriono.

Sumber Referensi: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *