
Jakarta (DMS) – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat tanpa awak atau drone Avia Hybrid untuk membantu pemantauan dan evakuasi korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (27/1).
Dalam siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, Kamis, disebutkan bahwa drone tersebut dioperasikan oleh satuan Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau) guna mendukung operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) di wilayah terdampak bencana.
Kepala Pusat Geospasial TNI AU Marsekal Muda TNI Ferdinand Roring menjelaskan bahwa data dan citra udara hasil pemantauan drone akan menjadi bahan pendukung bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam proses pencarian korban hilang, penanganan darurat, serta perencanaan evakuasi.
“Penggunaan drone Avia Hybrid memungkinkan pemantauan dilakukan secara cepat, akurat, dan aman, terutama di lokasi yang berisiko tinggi bagi personel di lapangan,” kata Ferdinand.
Selain memantau area longsor, citra udara dari drone juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi jalur evakuasi, memetakan kondisi permukiman warga, serta menilai kerusakan infrastruktur akibat bencana.
Hingga saat ini drone masih gencar dioperasikan di lokasi kejadian untuk mendukung operasi SAR. Ferdinand berharap pemanfaatan teknologi ini dapat mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban longsor di Cisarua secara maksimal.
