Posted in

TNI AU Kerahkan Drone Avia Hybrid untuk Pemetaan Longsor di Desa Pasirlangu Cisarua

TNI AU. BANDUNG BARAT. TNI Angkatan Udara mengerahkan drone Avia Hybrid untuk mendukung penanganan pascabencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Operasi udara tersebut dilaksanakan oleh Pusat Geospasial TNI Angkatan Udara (Pusgeosau). Selasa (27/1).

Pemanfaatan drone Avia Hybrid dilakukan untuk mempercepat pengumpulan data geospasial di wilayah terdampak longsor. Drone ini mampu menjangkau area sulit diakses dan menghasilkan citra udara resolusi tinggi yang dibutuhkan untuk analisis kondisi medan, luasan longsoran, serta potensi ancaman susulan.

Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI MD. Irman Fathurahman, S.E., M.M., menjelaskan, data yang diperoleh dari pemetaan udara tersebut akan digunakan sebagai bahan pendukung bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam perencanaan penanganan darurat, rehabilitasi, dan mitigasi bencana.

“Penggunaan drone Avia Hybrid memungkinkan pemetaan dapat dilakukan secara cepat, akurat dan aman, terutama pada lokasi-lokasi yang memiliki risiko tinggi bagi personel di lapangan,” kata Danlanud

Selain pemetaan, hasil citra udara juga diharapkan dapat membantu proses identifikasi jalur evakuasi, kondisi wilayah bencana, serta infrastruktur yang terdampak bencana tanah longsor tersebut. Keterlibatan TNI Angkatan Udara dalam penanggulangan bencana ini merupakan bagian dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam mendukung bantuan kemanusiaan dan penanganan bencana alam di wilayah Indonesia.

Dengan dukungan teknologi geospasial, TNI AU berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna mempercepat proses pemulihan pascabencana serta meningkatkan keselamatan masyarakat di daerah rawan bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *