Posted in

Tim SAR fokus cari tiga ABK hilang di perairan Indramayu

Indramayu (ANTARA) – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan fokus mencari tiga awak kapal KM Puteri Lancar Samudera yang masih dinyatakan hilang pasca kapal terbalik di perairan Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (15/12).

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana di Indramayu, Selasa, mengatakan saat ini total korban selamat yang ditemukan mencapai 15 orang, sementara tiga ABK lainnya masih menjadi target pencarian.

“Dari 18 ABK, 15 orang sudah ditemukan selamat dan tiga lainnya masih kami cari,” ujarnya.

Ia mengatakan, tim gabungan telah melakukan pencarian, dengan menyisir sejumlah titik yang diduga merupakan lokasi korban terbawa arus laut.

Pada laporan awal, kata dia, delapan ABK lebih dahulu ditemukan selamat oleh KM Rahayu Jaya dan kemudian dievakuasi ke lokasi aman.

Selanjutnya, ia mengatakan tim gabungan menerima informasi bahwa lima ABK kembali ditemukan oleh KM Rahayu Jaya.

Pihaknya mencatat, lima awak kapal tersebut bernama Yusman (42), Agus (21), Warsim (65), Dawud (26), dan H. Lancam (60), yang kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Eretan, Kabupaten Indramayu.

“Tidak lama berselang, dua ABK lainnya kembali ditemukan dalam kondisi selamat, atas nama Akim (40) dan Casim (52), yang ditemukan oleh perahu pancing nelayan Karangsong di sekitar perairan Pulau Rakit,” katanya.

Ade menuturkan tiga ABK lainnya yang masih dalam pencarian oleh tim gabungan yaitu bernama Darkum, Eri, dan Kasta.

Ia menjelaskan pencarian dilakukan dengan mengacu pada peta pencarian dari Basarnas Command Center, untuk memprediksi arah pergerakan korban sesuai arus laut.

“Dalam operasi ini kami menggunakan SAR Mapping untuk menentukan area pencarian berdasarkan data arus dan kondisi perairan,” katanya.

Menurut dia, sesuai standar operasional prosedur Basarnas, operasi pencarian dapat dilaksanakan hingga tujuh hari ke depan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan.

Ia menambahkan, faktor cuaca menjadi salah satu kendala di lapangan sehingga operasional dihentikan sementara pada Selasa sore dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu (17/12), sekitar pukul 08.00 WIB.

“Dalam mendukung pencarian, SAR gabungan mengerahkan dua kapal, yakni satu rigid buoyant boat (RBB) dan kapal KN SAR Setiaki untuk menyisir perairan Indramayu,” ucap dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *