
Setelah itu, Vince segera keluar dari kamar. Zivania lalu mengambil botol itu dan membuangnya ke tempat sampah karena airnya berbusa.
Mendengar adanya bunyi, Vince kembali ke ruangan dan menanyakan pembuang botol tersebut. Zivania lantas mengakui membuang botol itu. Mendengar hal tersebut, Vince langsung menjambak rambutnya berulang kali, lalu membantingnya di atas meja dan menamparnya hingga tak sadarkan diri dan lemas.
“Jadi saat itu dia (Vince Aplugi) langsung keluar, tapi teman anak saya teriak kalau ibu Vania pingsan.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak sekolah. Selanjutnya, wali kelasnya langsung menelepon orang tuanya agar segera ke sekolah karena Zivania alami sesak napas dan kejang-kejang.
“Jadi saya pikir dia sakit lambung, makanya saya langsung ambil motor dan menuju ke sekolah. Saat di sana, dia sedang terbaring di atas kursi dan dipangku oleh wali kelas dan beberapa temannya,” imbuh Simon.
Terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Belu, AKP Rachmat Hidayat menambahkan, hingga saat ini belum ada saksi yang diperiksa. Menurut dia, pemeriksaan dilakukan setelah korban sudah pulih.
“Kami masih nunggu periksa korban dahulu karena masih diopname. Korban sehat dulu baru diperiksa. Nanti saya informasikan perkembangannya,” jelas Rachmat.
Tindakan ini sungguh mencoreng institusi pendidikan dan menghilangkan kepercayaan publik akan kualitas pendidik yang bukan mengajar malah menghanjar.
peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 12.00 WITA saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung. Terlapor diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban jatuh pingsan di dalam kelas.
Situasi memanas ketika korban membuang botol pemberian terlapor ke tempat sampah. Mendengar suara benturan botol, terlapor bertanya dengan nada tinggi mengenai siapa yang melempar botol tersebut.
”Saat korban menjawab ‘Saya Ibu‘, terlapor secara spontan menghampiri korban, menarik rambutnya, dan membanting korban ke kursi,” tulis uraian singkat dalam laporan polisi tersebut.
Akibat tindakan kasar tersebut, korban dilaporkan pingsan di tempat dan mengeluhkan sakit luar biasa pada bagian kepala serta merasa pusing setelah sadar.
