
Rumah Terduga Pelaku Pembacokan di Gresik Dibakar Massa
Keesokan harinya, puluhan orang yang merasa tidak terima melakukan sweeping untuk mencari pelaku. Karena tidak berhasil menemukan pelaku, mereka melampiaskan kemarahan dengan membakar rumah yang berlokasi di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran.
Massa datang secara berkelompok mengendarai sepeda motor. Sesampainya di lokasi, mereka langsung merusak bangunan dan menghancurkan perabotan di dalam rumah. Tidak hanya itu, sepeda motor milik korban dibawa keluar dan dibakar. Sebuah mobil mewah di dalam garasi juga dirusak.
Warga sekitar yang sedang sahur menyaksikan kejadian tersebut, namun tidak dapat menghentikan aksi massa yang berjumlah banyak.
Hamzaid menambahkan, saat kejadian, rumahnya dalam keadaan kosong. Kendaraan roda empat dan dua serta perabotan rumah tangga ikut terbakar. Polisi telah memasang garis polisi di lokasi.
Pihak kepolisian masih menyelidiki motif pembakaran rumah tersebut dan mengumpulkan keterangan saksi. “Kami masih mendalami motif kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Saat ini anggota juga masih melakukan penjagaan di lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Sebelumnya, patrol sahur yang dilakukan oleh pemuda di Kecamatan Panceng, Gresik, berujung pada tawuran antar desa. Dua orang dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tawuran terjadi pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB di Desa Campurejo, tepatnya di depan sebuah tempat billiard dan kafe. Tawuran melibatkan kelompok pemuda dari Desa Campurejo dan Desa Banyutengah.
Kejadian bermula saat rombongan pemuda Campurejo melakukan patrol sahur dan berpapasan dengan pemuda dari Desa Banyutengah. Saat bertemu, kedua kelompok saling lempar bom air dan adu mulut.
Rombongan pemuda Desa Banyutengah menghampiri pemuda Desa Campurejo hingga terjadi tawuran. Salah satu pemuda Desa Banyutengah mengeluarkan senjata tajam dan menebas dua pemuda Desa Campurejo.
Akibat kejadian itu, dua pemuda Desa Campurejo bernama Moh. Ruhul Madani (25) dan Wahyu Agung Pratama (24) mengalami luka bacok. Wahyu Agung Pratama dilarikan ke RS Ibnu Sina karena luka di perut, sementara Moh. Ruhul Madani dirawat di Puskesmas Panceng.
Sumber: detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
