Posted in

Polri Prediksi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Terjadi dalam 2 Gelombang

Polri Prediksi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Terjadi dalam 2 Gelombang

·waktu baca 2 menit

Polri akan menggelar Operasi Ketupat pada 13-25 Maret 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik 2026. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan arus mudik pada tahun ini akan terjadi dalam dua gelombang.

Adapun prediksi arus mudik diperkirakan gelombang pertama terjadi pada 14 hingga 15 Maret 2026. Kemudian gelombang kedua terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026, kata Dedi di PTIK, Jakarta, Senin (2/3).

Menurut Dedi kondisi ini terjadi karena ada libur Nyepi pada 19 Maret 2026. Ia juga mengatakan arus balik bakal terjadi dalam dua gelombang.

Sementara itu, puncak arus balik juga diprediksi diperkirakan pada 25 hingga 26 Maret. Ini gelombang pertama dan gelombang kedua diperkirakan pada 28 hingga 29 Maret 2026, ujarnya.

Untuk arus mudik dan balik, Polri telah menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas. Seperti skema ganjil genap, one way, contraflow, delaying system hingga buffer zone untuk di pelabuhan. Tim quick response juga disiagakan untuk menangani situasi kontingensi.

“Polri menyiagakan 2.746 posko yang terdiri dari 1.624 posko pengamanan, 779 posko pelayanan, dan 343 posko terpadu untuk mengamankan 185.608 objek pengamanan di antaranya antara lain masjid, kemudian lokasi salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan objek wisata,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *