Posted in

Perbaikan Jalan Picu Kemacetan di Jalan Swatantra Bekasi 27 Februari 2026

Perbaikan Jalan Picu Kemacetan di Jalan Swatantra Bekasi 27 Februari 2026

Pada Jumat, 27 Februari 2026, pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular sepanjang 600 meter dari Pekayon menuju Jatiasih dan sebaliknya. Sistem jalur buka tutup diterapkan karena separuh jalan sedang dibeton dan dipasang saluran drainase.

Suryadi (40), salah satu warga, mengaku tak khawatir dengan kemacetan sementara tersebut. Ia berharap akses jalan menjadi lebih baik dan aman pasca perbaikan.

“Buat macet ya sementara, ke sananya kan nanti tambah bagus. Dulu kalau nggak dicor begini, banyak yang kecelakaan. Motor jatuh, as mobil sampai patah karena ‘kejeblos’ lubang,” ujar Suryadi di lokasi.

Warga lainnya, Suparman (51), menganggap kemacetan sebagai bagian dari proses perbaikan jalan. Ia menekankan bahwa keselamatan pengendara lebih penting daripada hambatan lalu lintas sesaat.

“Kami sebagai warga di sini senang jalan ini diperbaiki. Kalau macet itu resiko, juga ada proses. Mana bagus kalau tidak ada proses pengerjaan? Daripada berlubang seperti itu, malah banyak orang yang kesusahan,” ucapnya.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) menargetkan proyek ini selesai secepatnya. Jalan Swatantra diharapkan fungsional sebelum masa mudik Lebaran.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Peningkatan Jalan Pekayon Raya-Pondok Gede, Michael Arcos, menyatakan pengecoran dan pemasangan saluran ditargetkan selesai 10 Maret. Ia menambahkan bahwa sebelum arus mudik, jalan sudah bisa digunakan masyarakat dengan nyaman.

“Pekerjaan pengecoran dan pemasangan saluran kami targetkan selesai 10 Maret. Jadi sebelum arus mudik sudah bisa digunakan masyarakat dengan nyaman,” kata Michael Arcos saat dihubungi detikcom, Jumat (27/2/2026).

Proyek perbaikan jalan di Jalan Swatantra mencakup panjang 310 meter. Arcos menjelaskan penggunaan teknologi beton fast-track yang memungkinkan pengerasan awal dalam 24 jam.

“Normalnya beton itu dua minggu baru bisa dilewati, tapi ini kita pakai yang tiga hari sudah bisa dilalui total. Pengecoran juga kita lakukan tiap malam untuk mengejar umur beton,” jelasnya.

Sumber: news.detik.com

What’s Your Reaction?

0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *