Posted in

Pembunuhan Anggota Brigade Joxzin: Polisi Periksa Saksi

Pembunuhan Anggota Brigade Joxzin: Polisi Periksa Saksi

Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan bahwa empat orang rekan korban yang sempat berkumpul di rumah sebelum kejadian turut diperiksa sebagai saksi. “Empat saksi itu rekan yang sempat berkumpul di rumah korban sebelum kejadian,” kata Rita.

Polisi masih mendalami apakah keempat saksi tersebut mengetahui rencana penyerangan terhadap korban. Status mereka sebagai anggota Brigade Joxzin juga masih dalam penyelidikan.

Korban, yang akrab disapa YTR, diketahui telah menjadi anggota Brigade Joxzin sejak tahun 2019. Hal ini diungkapkan oleh Anggota Tim Hukum dan HAM Brigade Joxzin, Mohamad Novweni.

Dalam kesempatan terpisah, rombongan Brigade Joxzin mendatangi Polres Bantul untuk menyampaikan surat terbuka kepada Kapolres, berharap kasus pembunuhan ini segera terungkap. “Nah, teman-teman hari ini menyampaikan surat terbuka kepada Kapolres,” kata Hani, sapaan akrab Mohamad Novweni.

Novweni menambahkan bahwa surat terbuka tersebut berisi permohonan agar polisi segera mengungkap kasus ini guna mengantisipasi gejolak di lapangan. Brigade Joxzin juga mengutuk keras tindakan pelaku yang menyerang korban saat tidur bersama anak dan istrinya.

Motif pembunuhan masih belum diketahui, namun polisi menduga adanya unsur dendam. “Memang tadi disampaikan juga dari pihak Polres bahwa tidak ada benda-benda yang hilang. Jadi kami menduga peristiwa tersebut terjadi karena ada unsur dendam yang sudah lama,” kata Novweni.

Sebelumnya diberitakan, TYR tewas akibat penganiayaan menggunakan parang di rumahnya saat tidur bersama istri dan anaknya. Dua pelaku menggunakan penutup muka saat melakukan serangan.

Anak korban yang berusia lima tahun tidak mengalami luka, sedangkan istri korban mengalami luka ringan karena berusaha menangkis serangan pelaku.

Sumber: detik.com

What’s Your Reaction?

0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *