Posted in

Parkir Liar di Malioboro Jogja Viral, Pengunjung Diminta Bayar Dobel

Parkir Liar di Malioboro Jogja Viral, Pengunjung Diminta Bayar Dobel

Sebuah postingan di akun Instagram @merapi_uncover menceritakan keluhan seorang pengunjung yang harus membayar retribusi parkir dua kali. Pengunjung tersebut juga mengeluhkan respons juru parkir (jukir) yang tetap meminta uang tambahan setelah helmnya terjatuh.

Malam ini wisatawan mengeluhkan ‘pungli’ saat pergantian shift di Malioboro, helm dirusak namun tetap diminta membayar dua kali lipat. YOGYAKARTA – Citra Yogyakarta sebagai kota wisata ramah kembali tercoreng dengan ulah oknum juru parkir (jukir). pengunjung “mengatakan bahwa dia merasa diperas menggunakan mode “Ganti Shift”, tulis narasinya.

Keluhan pengunjung tersebut meliputi beberapa poin. Pertama, pengunjung sudah membayar Rp3.000 saat datang, tetapi diminta lagi Rp2.000 saat pulang dengan alasan pergantian shift jukir. Kedua, helm pengunjung jatuh dan rusak, menunjukkan kurangnya pengawasan petugas parkir. Ketiga, jukir tetap meminta uang tambahan meski helm pengunjung rusak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Parkir Dinas Transportasi (Dishub) Kota Jogja, Imanudin Aziz menyatakan, pihaknya sudah menindaklanjuti pengaduan tersebut. Aziz menegaskan, lokasi parkir tersebut tidak berizin dan merupakan parkir liar.

“Kalau lihat lokasinya itu titik parkir yang tidak berizin,” ujar Aziz.

Dishub Kota Jogja telah berkomunikasi dengan Polresta Jogja untuk menindaklanjuti temuan ini. Lokasi parkir liar tersebut berada di selatan Hamzah Batik yang ada tugu jamnya. Pihaknya telah meneruskan informasi ini ke Kasat Reskrim Polresta Jogja untuk ditindaklanjuti.

Sumber Referensi: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *