
Ledakan di Ponorogo Tewaskan Remaja, Diduga Akibat Petasan
Menurut warga, suara ledakan terdengar hingga radius ratusan meter. Siswanto, Kamituwo warga Dusun Pendem yang rumahnya berjarak sekitar 500 meter dari lokasi mengaku mendengar ledakan tersebut dan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Sesampainya di lokasi, Siswanto menemukan dua korban dalam kondisi mengenaskan namun masih hidup. Salah satu korban, Rifai (16), seorang pelajar SMP, ditemukan di depan rumah dalam dekapan ibu dan kakaknya, namun nyawanya tidak tertolong.
Korban lainnya, Toni, warga Morosari, Kecamatan Sukorejo, mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke rumah sakit oleh Siswanto dengan menggunakan sepeda motor.
Imam Mujali mengimbau masyarakat Ponorogo untuk tidak membuat petasan, karena tradisi ini kerap memakan korban. Ia juga meminta masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek Sumoroto, Kompol Kusbintoro, berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar tidak terulang kembali. Ipda John Anderson Batara Aryasena dari Polres Ponorogo menegaskan bahwa ledakan berasal dari serbuk petasan yang diracik di dalam rumah.
Akibat kejadian ini, satu remaja meninggal dunia, dua orang mengalami luka bakar serius, dan sebuah rumah warga mengalami kerusakan sekitar 50 persen. Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dan masih melanjutkan penyelidikan.
Sumber: detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
