Posted in

Kebakaran Hotel Grand Arkenso Semarang Diduga dari Ruang Boiler

Kebakaran Hotel Grand Arkenso Semarang Diduga dari Ruang Boiler

Menurut Agus, sebanyak 31 petugas dengan lima unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan, tiba dalam waktu 10 menit. Saksi melihat mesin boiler mengalami overheat dan mengeluarkan api, yang kemudian dilaporkan ke Damkar.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.20 WIB. Area yang terbakar diperkirakan seluas 5×5 meter. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp 1 miliar, meliputi satu unit mesin boiler. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

General Manager Grand Arkenso, Setya Teguh Yuwana, menjelaskan bahwa kebakaran bermula ketika seorang pegawai yang tinggal di mess lantai 12 mendengar suara mencurigakan.

“Beliau (pegawai) lagi istirahat sambil lihat ponsel, dengar suara ‘kletek-kletek’, dikiranya hujan awalnya. Begitu keluar, ruang boiler itu menyala apinya,” kata Setya.

Pegawai tersebut segera mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lantai 11 dan 12 serta mencoba memadamkan api. Beberapa pegawai lain turut membantu menggunakan hydrant.

“Api dipadamkan menggunakan hydrant. Kemudian petugas pemadam kebakaran datang untuk mendinginkannya, karena paham titik mana yang masih berpotensi memunculkan bara api lagi,” jelasnya.

Error 500 (Server Error)!!1500.Itu kesalahan.Terjadi kesalahan. Silakan coba lagi nanti. Hanya itu yang kami tahu.

Saat mengetahui kebakaran, Setya memerintahkan evakuasi pengunjung sesuai prosedur. Pengunjung diarahkan keluar melalui tangga darurat. Petugas membawa daftar kamar untuk memastikan semua tamu dievakuasi dengan aman.

Imron (50), seorang saksi mata, melihat api berkobar cukup besar di pojok rooftop. Namun, api sudah mulai mengecil saat petugas Damkar tiba di lokasi.

Sumber: detik.com

What’s Your Reaction?

0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *