
Intip Penyesuaian Jadwal 39 Penerbangan di Bandara Soetta ke Timur Tengah yang Ditunda Imbas Perang Iran-Israel
VIVA.co.id/Sherly (Tangerang)
Petugas pengganti sementara (Pgs) Asst. Deputi Komunikasi dan Hukum Bandara Internasional Soekarno-Hatta Aziz Fahmi Harahap di Tangerang, Senin, mengatakan hingga pukul 10.00 WIB, terdapat 39 penerbangan berjadwal rute Timur Tengah, terdiri dari 20 penerbangan kedatangan dan 19 penerbangan keberangkatan, dengan rincian 38 penerbangan reguler dan satu penerbangan charter.
Menindaklanjuti perkembangan operasional penerbangan rute Timur Tengah, kami sampaikan berdasarkan data izin rute yang dipublikasikan otoritas terkait dan update hingga pukul 10.00 WIB, ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa untuk penyesuaian jadwal rute Timur Tengah ini antara lain Abu Dhabi (AUH) sebanyak tiga penerbangan, Doha (DOH) delapan penerbangan, Dubai (DXB) empat penerbangan, Istanbul (IST) dua penerbangan, Jeddah (JED) 17 penerbangan, serta Madinah (MED) tiga penerbangan.
Sementara itu, hingga saat ini tercatat satu penerbangan telah berangkat, yaitu Saudi Airlines SV827 menuju Jeddah, serta tiga penerbangan telah mendarat, yaitu Lion Air JT115 dari Jeddah, Saudia Airlines SV816 dari Jeddah, dan Garuda Indonesia GA969 dari Madinah.
“Secara umum, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap berjalan aman, tertib dan kondusif,” ucapnya.
Ia mengatakan penyesuaian jadwal yang terjadi merupakan tindak lanjut atas perkembangan situasi operasional pada rute Timur Tengah. Sedangkan, penanganan terhadap penumpang terdampak dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku melalui koordinasi intensif bersama sejumlah instansi terkait.
Di mana maskapai penerbangan, lanjutnya, akan melakukan pembaruan jadwal serta penanganan calon penumpang yang telah berada di bandara, dengan AirNav Indonesia untuk memantau kondisi ruang udara yang terdampak, serta dengan unsur aparatur keamanan guna mengantisipasi dan memastikan situasi keamanan bandara tetap terjaga.
“Kami mengimbau para calon penumpang untuk senantiasa memantau informasi terbaru melalui kanal resmi masing-masing maskapai dan memastikan kembali status penerbangan sebelum menuju bandara,” kata dia. (Ant)
