
Interogasi Suami di Trenggalek Usai Dugaan KDRT Berujung Kematian Istri Siri
Ilusi- kasus KDRT berujung kematian istri siri –disway id
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video aksi terhadap korban beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, pelaku melakukan pemukulan terhadap korban di pinggir jalan.
Kepala Humas Kepolisian Trenggalek, AKP Katiq, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan interogasi terhadap AW. Hingga saat ini, status AW masih sebagai saksi, sementara polisi terus mengumpulkkan bukti serta keterangan dari sejumlahh saksi lain.
“Seorang pria yang sebelumnya mendampingi jenazah korban di rumah sakit telah kami amankan. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, mulai dari dugaan penganiayaan hingga kematian korban,” ujar AKP Katiq.
Berdasarkan hasil sementara, peristiwa bermula dari pertengkaran antara korban dan pelaku . Korban diketahui berencana kembali ke kampung halamannya di Musi Banyuasin karena merasa tidak aman.
Namun, belum sempat pergi, korban diduga mengalami kekerasan fisik berupa pemukulan menggunakan tangan kosong dan potongan kayu. Setelah kejadian tersebut, kondisi hubungan keduanya semakin memburuk.
Pada Kamis pagi, korban diduga mencoba mengakhiri hidupnya dengan meminum herbisida. Korban sempat mendapatkan perawataan di Puskesmas Pule sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. Soedomo.
Humas RSUD Sudiono mengungkapkan, korban sempat mengalami keracunan herbisida disertai gagal ginjal saat tiba di RS. Pasien kami rawat mulai pukul 05.00 WIB hingga 15.00 WIB. Kondisinya cukup parah, kata Sudiono.
Meski sempat mendapat perawatan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu sore sekitar pukul 15.00 WIB. Untuk mengetahui penyebab kematiannya, tim forensik telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Polisi menegaskan, hasil otopsi akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan peningkatan status perkara dari penyidikan. (*)
Sumber:
