
Diduga Korban Perampokan, Suami di Bekasi Tewas dan Istri Kritis
Perampokan diduga terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Bekasi, menewaskan seorang pria lansia berinisial EU dan membuat istrinya kritis pada Senin dini hari.
Anak korban menemukan orang tuanya terluka setelah curiga karena tidak dibangunkan untuk sahur, lalu meminta bantuan warga dan keluarga untuk membuka kamar terkunci.
Pelaku diduga lebih dari satu orang, melarikan diri lewat tembok dengan membawa gelang emas serta kunci mobil; polisi masih menyelidiki motif dan pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal menyampaikan, korban merupakan seorang lansia berinisial EU, 65 tahun, dan istrinya 60 tahun.
1. Kronologi kejadian
Andi menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat putranya yang berada di atas merasa curiga karena ibunya tidak membangunkannya saat subuh. Anak tersebut terbangun setelah alarm berbunyi sekitar pukul 04.15 WIB.
“Tapi karena jam 3 belum ada yang membangunkan, akhirnya alarm korban bunyi tuh sekitar jam 4.15 WIB. Ketika korban terbangun korban kaget, ‘kok saya belum dibangunkan ini udah mau imsak’,” jelas Andi.
Setelah itu, anak korban langsung berusaha masuk ke kamar orangtuanya yang terkunci. Namun, dia mendengar suara rintihan dari dalam ruangan.
Korban panik lalu meminta pertolongan kepada warga, namun di sini tidak ada siapa-siapa. Sehingga korban menghubungi keluarganya. Kemudian keluarga korban datang dan jendela (kamar) dibuka paksa, jelasnya.
2. Sejumlah barang korban hilang
Andi menyampaikan, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang, diduga melarikan diri dengan memanjat tembok rumah, serta melarikan diri melalui lahan kosong yang berada di depan rumah korban.
Terdapat barang korban yang hilang akibat peristiwa tersebut. Yakni, sejumlah gelang emas dan dua kunci mobil milik korban.
“Barang yang hilang untuk saat ini gelang (emas), masih kami data juga gelang, kunci mobil. Hasil lain masih kami dalam pendataan,” kata dia.
3. Korban mengalami luka benda tumpul
Andi menyampaikan, seluruh korban memiliki luka akibat hantaman benda tumpul dibagian kepala. Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku dan mengungkap motifnya.
“Masih dalam lidik, ya. Kami belum bisa menyimpulkan saat ini, masih dalam proses penyelidikan,” jelas dia.
