
Gelombang Protes Kematian Khamenei di Konsulat AS Karachi Ricuh, 7 Orang Tewas
·waktu baca 2 menit
Gelombang protes terjadi di depan konsulat AS di Karachi, Pakistan pada Minggu (1/3) waktu setempat. Demonstrasi ini merupakan reaksi masyarakat Pakistan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Setidaknya tujuh orang dilaporkan tewas dan 12 lainnya luka-luka dalam bentrokan antara demonstran dan aparat di dekat Konsulat AS di Karachi.
Mengutip Al Jazeera, bentrokan terjadi di sekitar Konsulat AS yang terletak di Jalan Mai Kolachi, setelah gelombang protes menyebar di berbagai wilayah Karachi.
Demonstrasi terjadi di sejumlah titik strategis kota, antara lain Numaish Chowrangi, Kota Abbas, dan kawasan Menara. Massa turun ke jalan meneriakkan slogan-slogan yang mengecam pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran.
Sejumlah saksi mata menyebutkan para demonstran kemudian bergerak menuju Konsulat AS, di mana pengamanan telah diperketat. Dalam aksi tersebut, sebagian pengunjuk rasa dilaporkan menyerang gedung konsulat, merusak properti, dan membakar sebagian area bangunan.
Beberapa demonstran juga disebut melemparkan batu ke arah aparat. Terdapat pula laporan yang belum terkonfirmasi mengenai suara tembakan di lokasi kejadian. Situasi pun memanas dan berujung bentrokan yang menyebabkan korban jiwa serta luka-luka.
Pihak kepolisian menyatakan, upaya pembubaran massa tengah dilakukan dan tambahan personel telah dikerahkan untuk mengendalikan keadaan.
Otoritas setempat juga mengimbau warga tetap tenang, tidak menyebarkan maupun terpengaruh rumor, serta menegaskan bahwa situasi terus dipantau secara ketat.
