
Korban Ledakan Petasan di Ponorogo Dirawat Intensif
Sugianto, Humas RSUD dr Harjono Ponorogo menjelaskan, kedua pasien tersebut tiba di RSUD pada waktu yang berbeda. AF, pasien pertama, datang dengan luka cukup serius. Meski dalam keadaan sadar saat tiba, AF tampak gelisah akibat luka bakar yang luas dan kini dirawat di ICU.
“Untuk korban pasca ledakan petasan kemarin ada dua orang yang dirawat di RSUD dr Harjono Ponorogo. Jadi pasien pertama AF masih dirawat di ICU. Saat datang dalam keadaan sadar, namun ada beberapa luka di beberapa tempat. Jadi pasien cemas,” kata Sugianto, Senin (2/3/2026).
Tim medis melakukan operasi pembersihan luka pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 WIB dan selesai sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini, pasien masih dirawat di ICU dengan bantuan alat pernapasan.
AF mengalami luka bakar seluas 36% yang tersebar di wajah, leher, tangan, dan kaki. Sugianto menekankan bahwa luka di leher sangat berisiko karena terdapat pembuluh darah besar dan pusat saraf pernapasan yang vital.
“Luka bakar untuk AF 36% di area wajah, kemudian di area leher, tangan dan kaki. Area leher ini kan sangat berisiko, ada pembuluh darah besar dan pusat syaraf pernapasan yang ini risiko sangat terganggu. Kami berikan perawatan intensif, mudah-mudahan ada perbaikan,” terangnya.
Sementara itu, I (26), pasien kedua, mengalami luka bakar 16%. Kondisinya relatif lebih stabil dan sadar penuh.
“Pasien atas nama I, umur 26 tahun, luka bakar 16 persen. Pasien sadar baik, dapat menjalankan aktivitas baik, secara motorik bagus, perawatan hari ini bagus. Mudah-mudahan ini cepat pulih,” katanya.
Luka saya ada di wajah, tangan kanan, dan dada. Perawatan yang diberikan meliputi pembersihan luka secara rutin setiap hari.
“Hanya perawatan, dibersihkan tiap hari. Wajah, tangan sebelah kanan, sama area dada,” tambahnya.
Sumber: detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
