/data/photo/2025/06/25/685b7b3b55fd4.jpg)
MAGELANG, KOMPAS.com – Objek wisata Gunung Tidar di Kota Magelang, Jawa Tengah, ditutup sementara akibat kejadian pohon pinus tumbang setelah dilanda angin kencang pada Sabtu, 24 Januari 2026.
“Jadi, kami akan secepatnya biar tidak mengganggu pengunjung yang lain,” ujarnya.
“(Buka kembali) kalau sudah cukup aman,” ucapnya.
Ada dua pohon pinus tumbang di dua titik berbeda di Gunung Tidar pada Sabtu siang.
Di lokasi pertama, pohon itu ambruk di gerbang bawah yang menjadi akses masuk-keluar ke Gunung Tidar.
“Mengenai empat pengunjung. Tiga orang dari Kediri dan satu dari Majalengka,” kata Larsita.
Keempat korban lantas dilarikan ke RSUD Tidar untuk mendapatkan perawatan.
Larsita mengatakan mereka menderita luka ringan dan diperbolehkan pulang.
Adapun identitas empat korban tersebut antara lain Kamaludin, Vivian Nadya Gisca, dan Salsa Putri Nur Amalina yang datang dari Kediri serta Mahpudin asal Majalengka.
Di lokasi pertama pula, Larsita menyebut, sebuah pikap mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon pinus.
Sedangkan di lokasi kedua, pohon pinus tumbang di pintu keluar yang dilalui pengunjung atau peziarah Gunung Tidar.
SI, perempuan berusia 64 tahun asal Desa Meteseh, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, meninggal dunia di sana.
Korban (SI) tertimpa pohon. (Luka) di kepala bagian belakang, kata Larsita.

