Posted in

Rel Patah di Cilebut, KRL Jakarta–Bogor Kacau Saat Jam Berangkat Kerja – Kabarjoglo

DEPOK – Perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Jakarta – Bogor terganggu parah pada jam sibuk pagi, Senin (2/3/2026), menyusul temuan rel patah di kawasan Stasiun Cilebut, Kabupaten Bogor. Gangguan teknis tersebut memicu keterlambatan panjang dan kepadatan penumpang di sejumlah stasiun.

Lintas yang menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga penyangga Ibu Kota itu sempat mengalami perlambatan bahkan penghentian sementara perjalanan demi alasan keselamatan. Sejumlah rangkaian tertahan sebelum melintas titik kerusakan, menyebabkan antrean perjalanan berantai.

Dampak paling terasa terjadi di Stasiun Depok. Sekitar pukul 07.25 WIB, peron tujuan Jakarta sudah dipenuhi penumpang yang menunggu kedatangan kereta. Antriannya mengular, sementara waktu tunggu melebihi jadwal normal karena rangkaian belum bisa diberangkatkan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, petugas langsung menutup sementara jalur yang terdampak begitu terdeteksi ada rel yang putus. Langkah ini diambil untuk mencegah risiko keselamatan perjalanan.

Selama proses penanganan, operator menerapkan rekayasa pola operasi guna meminimalkan dampak gangguan, termasuk pengaturan ulang jadwal dan prioritas lintasan. Namun lonjakan volume penumpang pada jam berangkat kerja membuat kepadatan sulit dihindari.

Pengumuman keterlambatan disampaikan secara berkala melalui pengeras suara stasiun. Di sejumlah titik, petugas keamanan dan layanan penumpang tampak berjaga untuk mengatur arus serta mencegah penumpukan di area peron.

Tim teknis dilaporkan segera melakukan perbaikan darurat di lokasi rel yang rusak. Hingga pekerjaan dinyatakan aman, perjalanan KRL dijalankan secara terbatas dengan mengedepankan aspek keselamatan.

Operator KRL mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi terkait perkembangan operasional serta menyesuaikan waktu keberangkatan guna menghindari kepadatan.

(Arif/r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *