Posted in

Brigade Joxzin Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Pembunuhan di Sedayu – Tribunjogja.com

Brigade Joxzin Minta Polisi Segera Ungkap Pelaku Pembunuhan di Sedayu

Kuasa Hukum Brigade Joxzin, Mohammad Novweni, berujar, kedatangannya juga dilakukan untuk menyampaikan surat kepada Kapolres Bantul

Penulis:

Ringkasan Berita:OrmasPolisi menyatakan kasus ini menjadi atensi khusus dengan melibatkan tim gabungan Polda DIY dan Polres. Sementara motif diduga dendam karena tidak ada barang yang hilang.Kuasa hukum korban meminta perlindungan dan pendampingan psikologis bagi istri dan anak korban yang menyaksikan kejadian

Minta polisi segera ungkap pelaku

Kemudian, untuk isi surat yang disampaikan ke Kapolres Bantul, katanya berupa tuntutan agar tidak terjadi gejolak di lapangan. Sebab, banyak teman-temannya juga merasa marah atas kejadian yang menimpa korban. Dengan begitu, pihaknya berharap kepada Kapolres Bantul agar dapat melakukan pengungkapan terhadap para terduga pelaku.

“Kami mohon Kapolri segera mengungkap para terduga pelaku agar tidak terjadi gejolak di lapangan, saling tuduh para terduga pelaku seperti itu. Perkembangan terakhir sudah dilakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi yang diperiksa Polisi dari lokasi kejadian yang tidak bisa saya sebutkan namanya,” jelasnya.

Selain itu, pada hari ini akan ada pemeriksaan terhadap istri korban. Namun, sampai saat ini petunjuk terduga pelaku masih dalam proses penggalian oleh pihak kepolisian. Sayangnya, sampai saat ini, polisi belum boleh menyebutkan petunjuk terduga pelaku tersebut.

“Tadi disampaikan dari pihak Polres bahwa tidak ada benda yang hilang. Jadi, kami memang menduga peristiwa itu karena ada unsur dendam yang sudah lama. Terus mungkin ada informasi ada kegiatan di sana, korban lengah, dan terjadilah penyerangan tersebut,” bebernya.

Kondisi anak dan istri korban

Sementara itu, Kuasa Hukum Korban, Yulia Hapsari, mengatakan bahwa korban dan anak sedang dalam proses istirahat dikarenakan sedang berduka. Bahkan, istri korban belum bisa dimintai keterangan secara jelas mengingat istri korban selain melihat kejadian langsung, juga mengalami luka. Kemudian anak yang berusia lima tahun juga melihat kejadian itu.

“Ini pasti akan meninggalkan dampak psikologis yang mendalam bagi anak. Makanya kami mohon perlindungan khusus, pendampingan psikis dan psikologis terhadap anak dan ibu (istri korban). Saat ini saya tidak bisa berkata banyak mengingat mereka sedang berduka,” ujarnya.

Tanggapan polisi

“Namun, istri korban belum dapat kami periksa karena masih dalam suasana duka. Sebagai tindak lanjut, hari ini kami akan meminta keterangan dari istri korban. Selanjutnya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik digital yang berkaitan dengan perkara ini,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga memohon kerja sama dengan rekan-rekan korban untuk memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan, agar permasalahan ini dapat segera terungkap.

“Perkara ini menjadi atensi serius, bahkan saya telah dipanggil oleh Kapolres untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan penanganannya,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *