
Oleh MC PROV RIAU
Minggu, 1 Maret 2026 | 21:28 WIB
:
Pekanbaru, InfoPublik — Gubernur Riau, Abdul Wahid, menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau Periode VIII Tahun 2025, Selasa (14/10/2025).
Acara yang dilaksanakan di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau ini diikuti oleh ribuan wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan yaitu Program Doktor ke-69, Magister ke-101, dan Program Sarjana dan Diploma ke-121.
Dalam sambutannya, Gubernur Wahid menyampaikan rasa bangganya kepada para lulusan yang telah berhasil menuntaskan pendidikan. Ia menegaskan bahwa gelar akademik yang disandang hari ini bukan semata hasil kerja keras pribadi, melainkan juga buah dari pertolongan Allah SWT serta doa dan pengorbanan keluarga.
“Di balik toga itu ada peluh, doa, dan perjuangan. Ada ayah yang bekerja siang malam, ada ibu yang tak henti berdoa di sajadah. Maka, kalian layak bangga,” ungkapnya dengan haru.
Kepada para lulusan Diploma dan Sarjana, Gubernur berpesan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja. Ia menilai tantangan dunia nyata menuntut keberanian, kreativitas, dan keteguhan nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Gunakan ilmu untuk menciptakan peluang, bukan sekadar mencari pekerjaan. Dunia butuh generasi yang berani menciptakan solusi,” pesannya.
Sementara bagi lulusan Magister dan Doktor, Wahid berharap ilmu yang didapat dapat dipersembahkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat dan bangsa. Dikatakannya, pengabdian berbasis ilmu pengetahuan merupakan amal yang pahalanya terus mengalir.
Sebagai alumni UIN Suska Riau, Wahid menyampaikan kebanggaannya bisa kembali berdiri di kampus yang telah membentuk karakter dan membekalinya dalam perjalanan hidup. Ia menyebut UIN Suska sebagai “kampus perjuangan” yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa.
“Kalau saya bisa menjadi Gubernur, maka kalian pun bisa menjadi apa pun yang kalian cita-citakan. Jangan minder, jangan ragu. Kita punya karakter, nilai, dan tanggung jawab,” ujarnya membakar semangat para wisudawan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memperkenalkan program strategis Pemprov Riau yaitu “Satu Rumah Satu Sarjana”.
Program ini bertujuan membuka akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu, khususnya di daerah tertinggal, melalui beasiswa, pelatihan keterampilan, pembentukan karakter, dan penanaman jiwa kewirausahaan.
“Pendidikan adalah jalan untuk memutus rantai kemiskinan dan membangun keadilan sosial. Mari jadikan pendidikan sebagai gerakan bersama untuk membangun peradaban,” tegas Wahid.
Menutup sambutannya, Gubernur Wahid memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan agar tidak berhenti bermimpi dan terus melangkah maju. Ia menekankan bahwa kesuksesan dapat diraih oleh siapa pun selama memiliki tekad dan niat baik.
“Jangan lupakan kampus ini. Jangan lupakan doa orang tua. Dan jangan pernah berhenti berjuang. Karena anak kampung pun bisa memimpin negeri,” pungkasnya.
(Mediacenter Riau/ns)
