Posted in

Deretan Imbauan untuk WNI Usai Serangan AS ke Iran: Tunda Perjalanan hingga Tetap Waspada

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah telah mengeluarkan berbagai imbauan untuk keselamatan warga negara Indonesia (WNI) menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran akhir pekan lalu.

Imbauan ini berlaku baik bagi WNI yang berada di wilayah konflik dan sekitarnya, maupun bagi WNI yang ingin melakukan perjalanan melalui jalur udara atau travel.

Serangan tersebut dilakukan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi.

Setelah serangan itu, Israel menutup wilayah udaranya dan mengumumkan keadaan darurat.

Ledakan juga terdengar di Riyadh, Arab Saudi, dan pangkalan AS di Yordania dilaporkan menjadi sasaran.

Kementerian Luar Negeri (Kemelu) meminta WNI tetap tenang namun tetap waspada dan mengambil langkah yang diperlukan, guna perlindungan terhadap diri dan keluarganya masing-masing.

Imbauan serupa juga disampaikan oleh sejumlah KBRI di beberapa negara Timur Tengah, tidak terkecuali KBRI Amman, Yordania.

Di sisi lain, Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Indonesia untuk Iran, Rolliansyah “Roy” Soemirat mengaku langsung berkomunikasi dan melakukan asesmen kepada para WNI di sekitar kota tersebut untuk memberikan bantuan dan perlindungan yang dibutuhkan.

Adapun ini terus dilakukan KBRI Teheran dan berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta.

Termasuk terkait dengan keputusan kebijakan apakah diperlukan upaya evakuasi WNI yang berada di Iran dalam waktu dekat.

“Pembaruan selanjutnya akan diberikan secara berkala melalui Kementerian Luar Negeri khususnya melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri,” ucap Roy.

Diketahui sejauh ini, ada sekitar 329 WNI yang bermukim di sekitar Kota Teheran, tetapi Kemenlu memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan rudal Israel ke kota tersebut.

Selain itu, Kemlu meminta masyarakat Indonesia untuk menunda perjalanan ke kawasan Timur Tengah menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran.

Imbauan penundaan perjalanan ini dilakukan hingga situasi lebih kondusif demi menjaga keselamatan dan keamanan selama berada di luar negeri.

“Turut mengimbau masyarakat Indonesia yang berencana melakukan perjalanan melalui atau transit di kawasan Timur Tengah agar mempertimbangkan kembali rencana perjalanan dan menunda perjalanan hingga situasi lebih kondusif,” tulis Kemelu dikutip dari akun X @Kemlu_RI, Minggu (1/3/2026).

Kemenlu juga meminta masyarakat Indonesia untuk mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Imbauan ini berlaku bagi WNI yang mengalami kendala perjalanan akibat perkembangan situasi di Timur Tengah.

Kemenlu juga merilis daftar lengkap nomor darurat yang dapat dihubungi warga negara Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Dalam situasi darurat, WNI dapat menghubungi Hotline Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027.

Selain itu, Kemlu juga mencantumkan hotline Perwakilan RI di sejumlah negara.

Berikut daftar kontak darurat yang dapat dihubungi WNI:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *