Posted in

AS Klaim Hancurkan Markas Besar Garda Revolusi Iran, Sebut Berhasil “Penggal Kepala Ular”

KOMPAS.com – Militer Amerika Serikat (AS) atau Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengaku telah menghancurkan markas besar Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam serangan besar-besaran yang dilakukan pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat.

Dalam pernyataannya di media sosial, CENTCOM menyebut operasi tersebut sebagai langkah yang “memenggal kepala ular”.

“Kemarin, serangan besar-besaran AS telah memenggal kepala ular itu. Amerika memiliki militer terkuat di dunia, dan IRGC tidak lagi memiliki markas besar,” tambahnya.

Menurut pernyataan Israel, rangkaian serangan tersebut memberikan pukulan berat terhadap sistem komando dan kendali Iran, serta menyebabkan korban jiwa di sejumlah fasilitas penting.

Sementara itu, pihak Iran belum mengonfirmasi secara resmi klaim penghancuran markas besar IRGC tersebut, dikutip dari Anadolu Ajansi, Senin.

Namun, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengakui bahwa struktur komando militer negaranya mengalami gangguan.

Ia menyebut sejumlah unit kini beroperasi secara “independen dan agak terisolasi”, dengan tetap mengacu pada instruksi umum yang telah diberikan sebelumnya.

Klaim dan serangan tersebut muncul saat kampanye militer gabungan AS-Israel yang dimulai pada Sabtu (28/2/2026) memasuki hari kedua.

Serangan tersebut telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan pesawat nirawak dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk.

Sejak operasi dimulai, tiga personel militer AS dilaporkan tewas dan lima lainnya luka berat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *