
Chelsea Soroti Keputusan Wasit di Laga Kontra Arsenal
Dalam laga Derby London yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (1/3/2026), Chelsea harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 1-2. William Saliba membuka skor untuk Arsenal, sebelum Piero Hincapie sempat menyamakan kedudukan. Namun, gol dari Jurrien Timber memastikan kemenangan bagi tuan rumah.
Selain itu, Chelsea juga harus bermain dengan 10 pemain setelah Pedro Neto menerima kartu merah.
Menariknya, seluruh gol dalam pertandingan ini tercipta melalui situasi sepak pojok. Kedua tim memang dikenal memiliki kemampuan yang baik dalam memanfaatkan peluang dari bola mati.
Rosenior secara khusus menyoroti gol kemenangan Arsenal. Ia berpendapat bahwa sebelum gol tersebut terjadi, ada pelanggaran berupa pemain Arsenal yang menahan pergerakan pemain Chelsea di area depan gawang dengan merangkul.
Menurutnya, kejadian serupa sering terjadi dan sering diabaikan oleh wasit.
Arsenal memang sering menerapkan strategi menumpuk pemain di kotak kecil kiper saat sepak pojok. Tujuannya adalah untuk menghalangi pergerakan lawan atau mempersempit ruang gerak kiper. Taktik ini seringkali lolos dari pengamatan wasit dan tidak dianggap sebagai pelanggaran.
“Jadi, ada banyak aksi saling menahan dan bergulat yang terjadi sebelum bola benar-benar diberikan. Saya pikir itu perlu diperhatikan, karena menahan tetaplah menahan,” ujar Rosenior dikutip dari ESPN.
“Tapi saya tidak ingin merasa kesal. Kita perlu menanganinya dengan lebih baik. Kita hanya perlu menanganinya dengan lebih baik juga. Namun, saya pikir itu adalah sesuatu yang semakin sering terjadi. Bola mati sangat penting di liga ini, dan di setiap liga. Itu adalah sesuatu yang semakin sering terjadi, dan saya pikir itu adalah sesuatu yang perlu diperhatikan,” jelasnya.
Sumber: sport.detik.com
What’s Your Reaction?
0 Like
0 Dislike
0 Funny
0 Angry
0 Sad
0 Wow
