
Kemacetan terjadi di jalur Kota Sidoarjo menuju Waru dan Surabaya pada awal pekan ini. Kemacetan dipicu oleh perbaikan jalan di depan pintu keluar bus luar kota Terminal Purabaya serta pengalihan jalur melalui pintu keluar bus antar kota sehingga mengakibatkan antrian kendaraan yang panjang terutama pada jam sibuk pagi hari.
Kasatlantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, perbaikan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dilakukan di akses utama keluar terminal menuju Jalan Raya Waru. Akibatnya, seluruh bus dialihkan sementara keluar melalui pintu keluar bus antar kota atau Jalan Letjen Sutoyo.
“Memang ada perbaikan jalan di pintu keluar terminal arah Waru. Semua bus dialihkan keluar lewat jalur bus kota atau Jalan Letjen Sutoyo. Ini yang menimbulkan kepadatan di arah Waru,” ujar Yudhi, kepada detikJatim melalui telepon selulernya, Senin (2/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, selain mempersempit jalur, kemacetan juga diperparah dengan banyaknya bus yang berhenti (ngetem) di pinggir jalan untuk mengambil penumpang di sekitar jalan layang dan pintu keluar terminal bus luar kota.
“Kendalanya di lapangan, masih banyak bus ngetem angkut penumpang di luar terminal. Ini yang bikin arus tersendat,” tambahnya.
Untuk mengurai kemacetan, Satlantas bersama Dinas Perhubungan menambah personel pengaturan lalu lintas di titik rawan. Jika sebelumnya enam petugas ditempatkan di lokasi, kini ditambah menjadi sepuluh personel.
“Kami bersama Dishub menambah jumlah personel untuk pengaturan arus lalu lintas selama perbaikan berlangsung,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Purabaya Verie Sugiharto menjelaskan, perbaikan jalan dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) sebagai tindak lanjut kondisi jalan rusak di depan terminal.
“Perbaikan dilaksanakan selama tujuh hari, mulai 1 sampai 7 Maret. Selama itu akses keluar bus dialihkan sementara,” katanya.
Ia mengakui kebiasaan penumpang menunggu di luar terminal turut memicu kemacetan karena bus berhenti di bahu jalan sebelum pintu keluar.
“Kami terus sosialisasi agar penumpang masuk ke dalam terminal dan naik dari ruang tunggu resmi. Kebiasaan lama menunggu di pintu keluar ini yang membuat bus ngetem dan menimbulkan macet,” ujar Verie.
Pihak terminal bersama kepolisian dan Dishub juga melakukan penjagaan di area pintu keluar serta bawah flyover untuk mencegah bus berhenti sembarangan. Diharapkan dalam sepekan masa perbaikan, arus lalu lintas di jalur Sidoarjo-Waru dapat kembali normal.
(hil/hil)
